Satpol PP Siap Beri Keterangan Soal Ambruknya Ruko di Bukit Tiung

Minggu, 27 Januari 2019 - 19:31:50 | dibaca: 189 kali


Lokasi RUko di kawasan Bukit Tiung yang ambrol pada Rabu (16/1) lalu
Lokasi RUko di kawasan Bukit Tiung yang ambrol pada Rabu (16/1) lalu / dhan-me

BANGKO, meranginekspres.com- Pihak Satpol PP Merangin siap jika diminta memberikan penjelasan soal ambruknya sepuluh unit rumah toko (ruko) di tikungan Bukit Tiung, Kecamatan Bangko, Rabu (16/1) lalu yang melibatkan oknum penegak perda itu dalam membekengi pembangunan ruko illegal tersebut.

‘’Kami dari Satpol PP (Merangin) apabila diminta keterangan, siap memberi penjelasan kepada aparat kepolisian,” ungkap Akmal kepada Merangin Ekspres dihubungi beberapa waktu lalu.

Mantan Camat Tabir ini mengakui sebelumnya sudah pernah memanggil oknum berinisial DW, oknum Satpol PP Merangin. Mengingatkan apa yang dilakukannya adalah tindakan yang salah.

‘’Bahkan sebelum kejadian ambruknya ruko tersebut, beliau (DW) sudah saya panggil ke dalam ruangan untuk diminta keterangan. Saya sampaikan bahwa apa yang dilakukan tersebut menyalahi aturan perundang-undangan. Tetapi DW tetap tidak mengindahkan peringatan saya. Hingga terakhir saya panggil kembali pasca ambruknya ruko tersebut,” ujar Akmal.

DW lanjut Akmal, akan diproses secara hukum sebagai mana mestinya, sesuai statement Bupati Merangin di media massa.

‘’Pak Bupati menyampaikan akan memberikan sanksi atau tindakan tegas kepada oknum Satpol PP yang terlibat dalam robohnya ruko tersebut,” lanjutnya.

Diketahui, Bupati Merangin dalam pemberitaan sebelumnya menyebut dua hal yang dilanggar pihak pemilik bangunan. Pertama konstruksi tersebut berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) atau bantaran sungai, yang kedua berada di Daerah Milik Jalan (DMJ).

Sehingga tidak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) dan Izin Tekhnis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merangin.

Penulis: dhan
Editor: zhf