Soal Dugaan Penyelewengan DD Salam Buku, Kasi Intel & Kajari Beda Tanggapan  

Rabu, 23 Januari 2019 - 19:13:35 | dibaca: 254 kali


Kantor Kejari Merangin
Kantor Kejari Merangin / ist-net

 

BANGKO, meranginekspres.com- Kasi Intel Kejari Merangin Pahala Erik Silvandoro mengatakan dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Salam Buku, kecamatan Batang Masumai masih dalam tahap proses klarifikasi atau masih sama dengan proses pemeriksaan sebelumnya.

‘’Masih dalam proses klarifikasi oleh saksi-saksi terkait. Baik terlapor maupun pelapor. Belum masuk ke dalam proses penyelidikan,” ungkapnya kepada Merangin Ekspres saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/1).

Lalu bagaimana dengan hasil pemeriksaan dugaan penyeleweangan DD tahun anggaran 2016 tersebut? Sama dengan sebelumnya, lagi-lagi Kasi Intel ‘lebih memilih’ enggan menyampaikan hasil klarifikasi. Ia mengatakan hal tersebut akan disampaikan langsung Kepala Kejari Merangin Haryono sendiri.

‘’Silahkan temui saja pak Kejari, saya juga tidak mungkin berstatment terlalu jauh tanpa seizin pimpinan.  Atau kalau beliau mengizinkan saya menyampaikan hasil pemeriksaan, maka baru berani saya sampaikan,” kata Erik.

Namun anehnya, saat dikonformasi dengan Kepala Kejari Merangin Haryono dugaan penilapan DD tersebut sudah selesai atau kerugian negara telah dikembalikan.

‘’Sudah selesai pada bulan November lalu, dikembalikan kerugian negara sekitar Rp. 4 juta,” ungkapnya.

Hal tersebut lanjut Haryono, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan tim auditor Inspektorat Merangin pada November 2018 lalu setelah diminta untuk mengaudit laporan warga Salam Buku sejak medio 2017 lalu ke Kejari Merangin.

Lucunya, jika Kajari menyebutkan bahwa kasus tersebut telah selesai pada November 2018 lalu, hal itu dibantah tegas sejumlah warga desa Salam Buku. Darmawi, salah satu tokoh masyarakat Desa Salam Buku menyatakan, bahkan hingga pertengahan Desember 2018 lalu, kasus ini menurut kasi intel masih dalam proses, hal ini menurut Darmawi diketahui lantaran warga desa setempat cukup aktif memantau perkembangan kasus yang telah dilaporkan sejak 2017 lalu.

‘’Hanya saja waktu itu, sekitar pertengahan Desember 2018, ketika kami temui Kasi Intel, beliau memang menyatakan akan libur menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kita juga maklum, namun kita sepakat kasus ini akan tetap dilanjutkan setelah masa libur tahun baru,” beber Darmawi.

Bahkan ia mengungkapkan, masih dalam medio desember tahun lalu, puluhan warga desa Salam Buku berencana mendatangi kantor Kejari Merangin, guna meminta proses kasus tersebut dipercepat, sebab sudah dilaporkan sejak 2017 lalu, namun rencana puluhan warga tersebut berhasil diredam.

‘’Puluhan warga sempat berencana mendatangi kantor kejari, namun setelah ditenangkan, akhirnya hanya perwakilan tokoh masyarakat saja yang diutus untuk menemui pihak Kejari, dalam hal ini yang kita temui adalah Kasi Intel,” ungkap Darmawi.

Seperti diketahui sebelumnya, dugaan penyelewengan DD tahun anggaran 2016 tersebut sudah dua kali dilaporkan ke kejari Merangin, oleh warga setempat. Sejumlah warga juga cukup getol mengawal perkembangan kasuysu tersebut.

Penulis: dhan
Editor: zhf