SMA 13 Raih Juara 1 LSS Tingkat Propinsi

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:30:20 | dibaca: 165 kali


Photo bersama tim penilai LSS bersama Kepala Sekolah, Guru dan jajaran pegawai di lingkup SMAN 13 Merangin
Photo bersama tim penilai LSS bersama Kepala Sekolah, Guru dan jajaran pegawai di lingkup SMAN 13 Merangin / yazdy-me

BANGKO, meranginekspres.com- Keluarga besar SMA Negeri 1 Merangin patut berbangga hati. Pasalnya sekolah binaan Hartono ini berhasil meraih prestasi Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat propinsi jambi. 

Tak tanggung-tanggung, SMA Negeri 13 Meraih juara pertama mengalahkan 11 Kabupaten/kota se Propinsi Jambi. keseriusan stake holder di lingkup SMAN 13 Merangin, patut diacungkan jempol.

Atas raihan prestasi itu, SMAN 13 Merangin dipastikan melenggang jadi wakil Provinsi Jambi ke tingkat Nasional 2019.

Hartono S.Pd M.Pd selaku Kepala Sekolah, (Kepsek) SMAN 13 Merangin merasa bersyukur atas penghargaan dan prestasi tersebut. Ia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Merangin serta OPD terkait atas dukungan dan arahan. Sehingga SMAN 13 Merangin mampu memberikan nama harum untuk Merangin.

"Untuk LSS masing-masing kabupaten/kota diwakili satu sekolah, itu berarti ada 11 sekolah yang jadi peserta Se-Provinsi Jambi,“ terang Hartono.

Lantas karena SMAN 13 Merangin menjadi satu-satunya sekolah yang dipercaya mewakili Provinsi Jambi di ajang LSS tingkat Nasional. Tentunya ia berharap mampu mempersembahkan yang terbaik untuk Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Merangin.

“Insya Allah, pada Juli atau Agustus Tim Penilai LSS Tingkat Nasional dari Jakarta akan melakukan penilaian di SMAN 13 Merangin,“ ungkap Hartono.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada Bupati Merangin H Al Haris atas supportnya. Kemudian Dinas PU-PR, BLHD, Camat Margo Tabir, majelis guru, Komite Sekolah, Kades, Siswa/Siswi dan semua pihak yang dilibatkan selama kegiatan tersebut. 

“Semoga nanti SMAN 13 Merangin bisa berprestasi di tingkat Nasional tahun 2019," harapnya.

Ia mengakui raihan prestasi itu tidak lepas dari kerja sama guru dan stack holder disekolah yang melakukan berbagai persiapan jelang penilaian LSS dimulai. 

Menurutnya persiapan telah lama dilakukan dengan mempersiapkan berbagai persiapan apapun yang menjadi kategori penilaian LSS. 

"Untuk menjadi sekolah sehat tidak semudah membalikkan telapak tangan butuh perjuangan dan pengorbanan, yang jelas prestasi ini tidak sampai disini, kami akan berjuang sampai ketingkat nasional, saat ini kami sedang mempersiapkan untuk ketingkat nasional," pungkasnya.

Penulis: yazdy
Editor: zhf