Bawaslu Putuskan, Laporan Badri dan Edi Soal Fauzi Yusuf tak Terbukti

Senin, 14 Januari 2019 - 19:17:40 | dibaca: 192 kali


Sidang Penengahan Pelanggaran Administratif Pemilu, yang berlangsung di kantor Bawaslu Merangin
Sidang Penengahan Pelanggaran Administratif Pemilu, yang berlangsung di kantor Bawaslu Merangin / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Tuntas sudah rangkaian sidang laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilu, di Bawaslu Kabupaten Merangin, terkait dilaporkannya salah satu Caleg Patai Demokrat dari dapil II, Fauzi yusuf.

Senin (14/1) siang, Bawaslu memutus sengketa dengan terlapor Fauzi, caleg Partai Demokrat dari Dapil Merangin II, yang sebelumnya dilaporkan oleh beberapa pengurus DPD Partai Nasdem Kabupaten Merangin, tidak terbukti.

Dalam siding tersebut, Majelis Pemeriksa Bawaslu menyatakan laporan oleh pelapor Badri Husin dan Edi Suratno, tidak terbukti.

‘’Silakan mengajukan koreksi ke Bawaslu Provinsi Jambi. Paling lambat tiga hari sejak keputusan ini dibacakan,” kata Ketua Majelis, Alber Trisman yang juga ketua Bawaslu kabupaten Merangin, menjawab Badri Husin mengenai hak hukum yang ia miliki selanjutnya.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Merangin, Muhlisin, menyatakan sejak awal ia percaya Bawaslu menyidangkan dan menilai secara objektif. Sesuai dengan kaidah-kaidah hukum kepemiluan.

Sehingga ia optimis laporan terhadap Fauzi tidak terbukti.

‘’Semua syarat sebagai bacaleg dan caleg terpenuhi kok. Tidak mungkin KPU gegabah menetapkan DCT (daftar calon tetap, red),” kata Muhlisin.

Mengenai gugatan Fauzi ke PTUN Jambi dengan objek perkara SK Gubernur Jambi nomor 1131, ia mengatakan yakin tidak ada korelasi hukum dengan syarat pencalon caleg. Sehingga putusan hukum PTUN tidak bisa dijadikan alasan pembatalan Fauzi sebagai caleg DPRD Merangin dari Partai Demokrat.

‘’Begitu juga gugatan perdata Bapak Fauzi ke PN Merangin. Itu gugatan pribadi Bapak Fauzi yang menurut hemat kami tidak bisa jadi argumentasi hukum untuk membatalkan syarat caleg,” kata Muhlisin lagi.

Muhlisin, caleg DPRD Merangin nomor urut 1 dari Dapil Merangin IV ini mengatakan Partai Demokrat menghormati Badri dan Edi Suratno jika benar melakukan koreksi ke Bawaslu Provinsi Jambi. Lalu kemana Fauzi yang tidak hadir di dua sidang terakhir ?

‘’Beliau berhalangan karena sakit. Tapi beliau sudah saya beritahu per telepon mengenai putusan Bawaslu ini,” tutupnya.

Fauzi adalah anggota DPRD Merangin dari Partai Nasdem yang kini menjadi caleg Partai Demokrat. Pengakuan Fauzi, ia sebelumnya ditolak oleh pengurus Nasdem untuk kembali maju dari partai besutan Surya Paloh tersebut.

Penulis: zhf
Editor: zhf