Kompensasi tak Kunjung Terrealisasi, Pekerjaan SUTET Sempat Diblokir Warga

Senin, 17 Desember 2018 - 19:08:51 | dibaca: 616 kali


Tampak aparat yang berjaga di lokasi pembangunan SUTET diwilayah desa Birun
Tampak aparat yang berjaga di lokasi pembangunan SUTET diwilayah desa Birun / taufik-me

BANGKO, meranginekspres.com- Pembangunan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik Perusahan Listrik Negara (PLN) diwilayah perbatasan Merangin-Kerinci, tepatnya di kawasan desa Birun Kecamatan Pangkalan Jambu, ternyata sudah lama berpolemik.

Sebagian warga desa Birun hingga kini masih menunggu kompensasi penggantian tanaman produktif terkait pembangunan menara SUTET di kawasan tersebut, yang menurut warga sebelumnya sempat dijanjikan pihak PLN, namun hingga kini tak kunjung terrealisasi.

Akibatnya, sebagian besar warga desa yang merupakan desa terujung diwilayah perbatasan antara Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci ini, sudah lebih sebulan ini melakukan aksi protes, bahkan sempat memblokir pengerjaan menara SUTET di kawasan tersebut.

‘’Ya sejak sebelum pembangunan, kita yang memiliki tanah yang dilewati jalur SUTET ini dijanjikan kompensasi dari pihak PLN, tapi faktanya sampai saat ini belum semuanya dibayarkan,” ungkap salah satu warga.

Akibat polemik yang berkepanjangan ini, aparat Kepolisian dari Polda Jambi bahkan harus menerjunkan personilnya untuk mengamankan lokasi, tidak hanya Polri, personil TNI juga diterjunkan untuk mengamankan situasi dilokasi. Aparat gabungan TNI Polri yang diterjunkan sebanyak 120 personil bahkan sudah berada dilokasi setidaknya selama 29 hari terakhir.

‘’Kami hanya bertugas melakukan pengamanan, dan sebagai mediator kalau nantinya ada konflik antar warga dengan pihak PLN yang bekerja di lapangan, karena ini menyangkut obyek vital Negara, dan harus ada pengawalan karena indikasi adanya konflik warga,” ujar AKBP Agus Susilo, Direktur Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jambi, ditemui Merangin Ekspres dilokasi, Senin (17/12).

Dikatakan Agus, sejak dilakukan pengamanan oleh aparat gabungan, kondisi dilapangan sudah kondusif. Namun demikian menurutnya, mediasi antara warga dan pihak PLN terus berlanjut. Dan warga setempat masih menunggu kepastian dari pihak PLN.

‘’Alhamdulillah sudah kondusif dan pengerjaan berlangsung terus, dan warga sudah sangat mengerti,” ungkap AKBP Agus Susilo lagi.

Dilain kesempatan, pihak wakil PLN tidak tampak dilokasi, Manager PLN Rayon Bangko ketika di hubungi via handpone tidak ada jawaban.

Penulis: taufik
Editor: zhf