Warning Komite Sekolah, Korsupgah KPK: Kita Tidak Mentolerir Pungutan Uang Komite di Sekolah

Rabu, 05 Desember 2018 - 18:17:05 | dibaca: 143 kali


Ilustrasi
Ilustrasi / ist-net

BANGKO, meranginekspres.com- Masih banyaknya keluhan dari masyarakat tentang pungutan uang Komite di sekolah mendapat, tanggapan serius Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dengan memberi peringatan kepada seluruh sekolah agar tidak melakukan pungutan uang Komite.

‘’KPK tidak mentolerir pungutan uang komite di sekolah yang jelas-jelas dilarang sesuai dengan Permendikbud Nomor 75 tahun 2016,” tegas Adliansah Nasution, Koordinator Wilayah II Korsupgah KPK kepada meranginekspres.com melalui WhatshApp pribadinya, pada Rabu (5/12).

Menurut dia, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan nomor 75 Tahun 2016, menegaskan bahwa Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya.

Didalam Permendikbud sudah diatur batas-batas penggalangan dana yang boleh dilakukan Komite Sekolah. Penggalangan dana tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah dengan azas gotong royong.

Dalam Permendikbud tersebut, Komite Sekolah diperbolehkan melakukan penggalangan dana berupa Sumbangan Pendidikan, Bantuan Pendidikan, tetapi bukan Pungutan.

Di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 pasal 10 ayat (1) dijelaskan bahwa Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan.

Kemudian pada pasal 10 ayat (2) disebutkan bahwa penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan.

‘’Yang dimaksud dengan Bantuan Pendidikan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa oleh pemangku kepentingan satuan pendidikan di luar peserta didik atau orang tua/walinya, dengan syarat yang disepakati para pihak,” jelasnya.

Sumbangan Pendidikan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa/ oleh peserta didik, orang tua/walinya, baik perseorangan maupun bersama-sama, masyarakat atau lembaga secara sukarela, dan tidak mengikat satuan pendidikan.

Sedangkan Pungutan Pendidikan adalah penarikan uang oleh Sekolah kepada peserta didik, orang tua/walinya yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan.

Penulis: eric
Editor: zhf