Parah.. Diduga Oknum Kepsek Pertontonkan Film Porno ke Siswa SD

Kamis, 15 November 2018 - 11:02:46 | dibaca: 700 kali


Wali murid menggelar rapat untuk menyikapi aksi tak senonoh oknum kepsek
Wali murid menggelar rapat untuk menyikapi aksi tak senonoh oknum kepsek / fik-me

BANGKO, meranginekspres.com- Belum hilang dari ingatan kita, meruaknya dugaan penyelewengan Dana BOS di SDN 248/VI Sungai Putih I, Desa Sungai Putih kecamatan Bangko Barat, kini kehebohan lain kembali muncul dari lembaga pendidikan tersebut.

Betapa tidak, oknum Kepala Sekolah (Kepsek) berinisial SKM diduga telah menciderai wajah pendidikan, dengan terkesan sengaja mengajak beberapa siswa di sekolah yang dipimpinnya itu, untuk menonton adegan film dewasa di smartphone miliknya, sebelum jam pelajaran dimulai. 

Dari pengakuan beberapa siswa kepada orang tuanya, perbuatan tak terpuji oknum Kepsek yang spontan membuat beberapa wali murid berang itu berlangsung pada Kamis (8/11) pekan lalu.

Ketika hal ini ditanyakan langsung kepada beberapa siswa yang mengaku ikut menonton adegan film itu, AN salah seorang murid membenarkan kalau dirinya dan beberapa teman lainnya telah diberikan tontonan oleh kepala sekolah.

Ia menuturkan, kejadian tersebut berlangsung Kamis (8/11) pagi saat jam pelajaran belum mulai, bahkan saat itu belum semua majelis guru datang ke sekolah.

Beberapa siswa yang sudah sampai lebih dulu ke Sekolah, berkumpul sebelum jam pelajaran, saat itu lah oknum Kepsek mengajak sejumlah siswa tersebut menonton adegan film porno, yang tidak selayaknya diperlihatkan kepada anak-anak usia SD, ajakan 'nobar' itu diawali dengan film atau video-video lelucon yang ada di smarphone nya.

"Awalnya diajak nonton film hiburan lucu-lucu gitu. Setelah video lucu ini habis, langsung nonton film gituan," demikian pengakuan salah satu siswa tersebut.

Saepudin, salah satu wali murid menegaskan jika pihaknya tidak terima dengan aksi konyol oknum kepsek tersebut.

"Dia (Oknum Kepsek_red) itu seharusnya memberi contoh yang baik-baik kepada siswa. Ini malah berbuat tidak seperti seorang pendidik," sesal Saepudin.

Daiman, ketua komite SDN 248 Sungai Putih I, juga mengakui jika pihaknya telah mendapatkn pengaduan dari beberapa wali murid terkait kejadian itu.

Menyikapi kejadian ini, wali murid mengadakan rapat dan sepakat mengambil keputusan kalau hal ini tidak dapat diterima, karena dianggap telah mencoreng martabat sekolah dan akan merusak moral anak didik.

"Seterusnya kesepakatan wali murid yang dirangkum dalam surat pernyataan yang ditandatangani sejumlah wali murid ini, menyatakan bahwa kejadian ini tidak dapat dimaafkan dan akan dilaporkn kepada pihak berwajib dan juga dinas pendidikan," terang Daiman selaku ketua komite sekolah.

"Harapan kami, pihak berwajib cepat turun tangan untuk menangani kasus ini, karena ini sangat tidak wajar dilakukan oleh seorang tenaga pendidik," tambah Daiman.

Sayangnya SKM, oknum kepala sekolah bersangkutan sampai berita ini diturunkan belum berhasil dimintai konfirmasinya. Saat meranginekspres.com mencoba menemui di sekolah, yang bersangkutan tidak ada ditempat, ketika dihubungi via nomor ponsel yang biasa ia gunakan, bernada tidak aktif.

Penulis: fik
Editor: zhf