Heboh Kartu Nikah, Kemenag Tunggu Instruksi Pusat

Rabu, 14 November 2018 - 21:01:58 | dibaca: 175 kali


Marwan Hasan
Marwan Hasan / dhan-me

BANGKO, meranginekspres.com- Pada pekan lalu, Kamis (8/11) Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah meluncurkan kartu nikah sebagai pengganti buku nikah.

Tentu saja ini menimbulkan kehebohan yang jadi perbincangan publik. Terlebih dengan masyarakat dunia maya (Dumay), khususnya pengguna Facebook.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Merangin Marwan Hasan, mengaku pihaknya belum bisa menerapkan program tersebut di Merangin karena belum mengetahui aturan pastinya.

‘’Kita belum dapat informasi terkait itu, sampai hari ini belum ada petunjuk tekhnis dari Kementrian Agama pusat. Apakah kartu nikah itu  diberlakukan setelah diberikan kepada pasangan nikah tahun-tahun sebelum ini atau semenjak diberlakukan,” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/11).

Kartu nikah lanjut Marwan, memeiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan buku nikah. Seperti lebih simpel dan mudah dibawa ke mana-mana.

‘’Dalam penggunaannya lebih praktis dibanding membawa buku nikah, surat nikah bisa dimasukkan kedalam dompet. Dibandingkan dengan buku nikah, yang sama besarnya sama seperti buku pasport,dibawa menggunkan map atau tas,” lanjutnya.

Marwan menanggapi positif dengan dilaunchingnya program ini oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. Karena dinilai dapat memberikan kemudahan akan kebutuhan masyarakat.

‘’Saya fikir kartu nikah adalah sebuah inovasi baru dari Kementrian Agama pusat. Saya nilai itu merupakan inovasi dalam pelayanan yang sebenarnya kepada masyarakat,” kata Marwan.

Meski belum keluar petunjuk tekhnisnya, Marwan mengatakan pihaknya akan mengikuti apa yang diperintahkan Kementerian Agama. Tetapi tetap menunggu langkah selanjutnya yang disampaikan Kenterian Agama.

‘’Sampai hari ini kita belum ada petunjuk tekhnis dari Kementrian Agama pusat. Apakah itu instruksi atau edaran untuk diterapkan,” kata Marwan.

Penulis: dhan
Editor: zhf