Pelaku Ngaku Dapat Senpi Dari LS

Pelaku Penembak Warga Lantak Seribu Dibekuk

Senin, 12 November 2018 - 19:41:59 | dibaca: 635 kali


Pelaku percobaan perampokan yang berhasil dibekuk aparat Kepolisian
Pelaku percobaan perampokan yang berhasil dibekuk aparat Kepolisian / eric

BANGKO, meranginekspres.com- Pasca melakukan percobaan perampokan hingga menembak warga Desa Lantak Seribu, Bangko, Anggota Opsnal Polres Merangin berhasil menangkap satu orang pelaku berinisial LK (30) di Kabupaten Sarolangun, yang hendak melarikan diri dari kejaran Polisi Merangin.

Informasi yang berhasil dihimpun, usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Opsnal anggota Polres Merangin langsung melakukan pengejaran Pelaku ke Kabupaten tetangga yaitu Sarolangun.

Saat itu petugas mendapat informasi jika warga Sarolangun membakar motor yang diduga milik pelaku yang sempat dicurigai pelaku penculikan anak, sementara pelaku yang diketahui dua orang ini kabur kedalam hutan.

Petugas melakukan pengejaran dan penyisiran kedalam hutan, al hasil satu pelaku berhasil diamankan sementara satu pelaku lagi hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan ditangkapnya satu pelaku yang melakukan penembakan terhadap warga.

‘’Ya benar, satu pelaku sudah kita amankan. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” kata Kade.

Ditambahkan Kapolres, pelaku ini juga merupakan DPO perampokan yang sudah lama dicari oleh pihak kepolisian.

‘’Pelaku ini sudah lama kita cari, karena pernah melakukan aksinya diwilayah Pamenang Beberapa Waktu lalu. Dan saat ini kita masih terus kembangkan kasus ini hingga tuntas,” jelasnya.

Selang sehari setelah penangkapan Lukman, satu pelaku lainnya, Gede Dedi Suprapto (26) warga Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali diamankan. Gede diamankan berikut satu pucuk Senjata Api (senpi) jenis Pistol otomatis.

Gede mengaku mendapatkan senjata api dari LS, yang merupakan warga Tugu Mulyo Sumsel. Bersama Lukman, pelaku yang lebih dulu ditangkap, Gede melancarkan aksinya secara acak.

‘’Saya dengan Lukman mencari korban secara acak, dan Senpi yang kami pakai memang senjata otomatis itu saya dapat dari LS warga Tugu Mulyo,” jelas Gede.

Ia juga mengakui pernah masuk penjara dengan kasus curanmor, di tahun 2008 lalu.

‘’Pernah masuk penjara tahun 2008, tapi kasus curanmor,” ujarnya.

Sementara itu, Indra, warga Sungai Abang Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun yang ikut menangkap pelaku perampokan mengatakan bahwa, sebelum ditangkap awalnya pelaku lewat depan rumahnya.

Namun saat di tegur pelaku malah lari, Indra curiga dan berusaha mengejar pelaku, sayangnya pelaku tidak menguasai medan dan berlari kearah Payo Lawe yang terkenal dalam.

Indra sekuat tenaga mengejar pelaku, saat berhadapan dengan Indra, Pelaku sempat berusaha menendang Indra, akhirnya pelaku berhasil digebuk dibagian kepala dan langsung terjungkal, akhirnya pelaku bisa dibawa ke jalan lintas.

‘’Pelaku ini lewat rumah tapi saat saya tegur lari,saya kejar masuk ke payo lawe dan sempat masuk sungai, tapi tas pelaku masuk air dan langsung di buang kesempatan ini saya gunakan untuk membekuk pelaku, tapi ternyata pelaku masih bisa lari kearah hutan ,Beruntung saya bisa menangkapnya,” jelas Pria yang dikenal akrab dengan watawan ini.

Penulis: eric
Editor: zhf