DPR Desak Pemerintah Audit Lion Air Secara Menyeluruh

Selasa, 30 Oktober 2018 - 19:35:36 | dibaca: 62 kali


ILUSTRASI
ILUSTRASI / ist-net

JAKARTA, meranginekspres.com- Anggota Komisi V DPR Ridwan Bae meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh kepada Lion Air. Menurut Ridwan, pemerintah harus lebih serius mengamati persoalan manajemen maskapai penerbangan tersebut.

“Sebenarnya perusahaan Lion selalu melakukan kegiatan yang mengagetkan bangsa, bahkan kali ini mengagetkan dunia. Nah, pemerintah harusnya lebih serius untuk mengamati persoalan manajemen Lion ini,” kata Ridwan kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/10) seperti dikutip dari jpnn.com.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat (Jabar), kemarin (29/10). Sampai saat ini pencarian badan pesawat type B 737-8 MAX maupun ratusan penumpang dan kru masih terus dilakukan.

Ridwan mengatakan, kalau pesawat lama mungkin orang akan banyak pertimbangan untuk menumpang. Namun, kata dia, pesawat ini baru. Pesawat juga baru beberapa ratus jam terbang. Baru dua bulan dioperasikan di Indonesia.

Dia mengatakan, kalau ini disebut-sebut sebagai sebuah kelalaian maka artinya semua yang terkait dalam proses terjadinya kecelakaan mulai dari pemerintah, maskapai penerbangan, Boeing, harus turun untuk mengamati persoalan ini.

“Sehingga tidak boleh terjadi lagi seperti ini. Kita tahu bahwa pesawat itu adalah salah satu transportasi teraman di dunia. Tapi, kalau orang sudah takut seperti ini, bagaimana mungkin? Setiap orang naik pesawat pasti ketakutan duluan,” ungkap Ridwan.

Karena itu, Ridwan berpendapat sebaiknya dilakukan audit secara menyeluruh. Dia menegaskan, pemeriksaan jangan dilakukan setengah-setengah. Harus diperiksa secara menyeluruh mulai dari manajemen hingga teknisnya.

“Persoalan sistemnya itu harus dipelajari dengan baik. Kalau didapatkan harus dilakukan tindakan. Dan tindakannya tidak boleh setengah-setengah,” katanya. “Saya berharap mudah-mudahan kejadian yang terakhir yang seharusnya pemerintah harus mengambil tindakan tegas itu setelah dilakukan audit yang lebih serius,” tambahnya.

Dia melanjutkan, kalau memang dapat merugikan masyarakat Indonesia sebagai pengguna penerbangan, maka pemerintah harus mencabut izinnya.

“Jangan ragu-ragu, ini buat keselamatan bangsa, keselamatan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Ridwan percaya, bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan lebih serius lagi. Apalagi, lanjut dia, Presiden Joko Widodo telah turut bicara mengenai persoalan ini.

“Saya yakin bahwa ini akan terselesaikan dengan baik,” ungkap politikus Partai Golkar, itu. (boy/jpnn)

 

 



Sumber: jpnn.com