Gunakan Fasilitas Negara, Caleg Bisa Dipidana

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 13:42:17 | dibaca: 206 kali


Alber Trisman
Alber Trisman / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Para Calon Anggota Legislatif (Caleg) harus berhati-hati dalam tahapan kampanye menjelang Pemilu Legislatif 2019. Pasalnya, beberapa pelanggaran tertentu yang dilakukan oleh caleg bisa berujung pidana.

Hal ini ditegaskan Ketua Bawaslu Merangin, Alber Trisman, Sabtu (13/10). Dikatakannya, diantara pelanggaran yang bisa berujung pidana, misalnya seperi menggunakan fasilitas negara, tempat ibadah ataupun sarana pendidikan untuk kegiatan politik.

"Menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan untuk kegiatan politik. Itu jelas pidana pemilu," kata Alber.

Hal ini menurutnya diatur jelas dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. 

"Di Pasal 280 itu diatur dengan sangat tegas," kata Alber lagi.

Diantara kategori yang termasuk fasilitas pemerintah diantaranya seperti rumah dinas dan kendaraan dinas. Akan jadi pelanggaran jika kedua fasilitas ini digunakan untuk kegiatan kampanye.

"Tidak boleh ada kampanye di rumah dinas. Pertemuan caleg misalnya, itu pelanggaran. Mobil dinas juga, kalau untuk agenda kampanye tidak boleh," tambahnya lagi.

Penulis: zhf
Editor: zhf