Soal PETI, Al Haris Kembali Nyatakan Siap Turun Langsung

Jumat, 12 Oktober 2018 - 23:54:45 | dibaca: 1196 kali


Penandatanganan Pakta Integritas 'Perang terhadap PETI' pada awal April 2017 lalu
Penandatanganan Pakta Integritas 'Perang terhadap PETI' pada awal April 2017 lalu / zhf-me

BANGKO, meranginekspres.com- Menanggapi ramainya kabar yang menyebutkan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) marak di wilayah Muara Siau. Bupati Merangin, Al Haris kembali menyatakan Siap turun langsung ke lokasi, guna memastikan kebenaran kabar tersbut.

Dalam waktu dekat, orang nomor satu di Merangin ini menyatakan akan turun langsung ke wilayah Kecamatan Siau yang diduga marak PETI. Hal ini dikatakan Al Haris, Kamis (11/10) saat menerima kunjungan Danrem 042 Jambi, Kol. Inf. Dany Budiyanto, S.E.

Dikatakan Haris, dirinya akan turun bersama Kapolres untuk meninjau langsung lokasi PETI yang dikabarkan tengah marak terjadi di wilayah kecamatan Siau.

‘’Saya akan turun langsung bersama bapak Kapolres kelapangan, untuk mengecek langsung,’’ katanya.

Al Haris mengatakan, sebelumnya Ia telah menerima laporan terkait PETI di Kecamatan Siau. Namun, setelah dicek ternyata keberadaan PETI didaerah itu sudah tidak ada.

‘’Dulu kan sudah kita cek di Siau dua, setelah kita cek, ternyata tidak ada. Kemungkinan pindah kedaerah lain,’’ katanya.

Dikatakan Al Haris, dirinya belum menerima laporan terbaru terkait aktivitas PETI di Kecamatan Siau. Namun, dia tetap akan melakukan pengecekkan terhadap tambang emas illegal ini.

Dibagian lain, seiring banyaknya alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI, berembus kabar dari beberapa sumber dilapangan, jika salah satu alat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merangin, diduga digunakan untuk aktivitas PETI.

Menanggapi kabar dugaan alat milik PU yang digunakan untuk PETI, Bupati Merangin, Al Haris mengatakan, sejauh ini dirinya belum mendapat laporan mengenai hal itu. 

Dia mengatakan, informasi tersebut akan dikroscek kebenarannya terlebih dahulu.

‘’Sampai hari ini saya tahu persis alat PU semuanya termasuk yang bekerja, tetapi akan saya cek. Kita akan lihat berapa jumlah alat yang ada sekarang,’’ katanya.

Jika informasi tersebut benar adanya, Haris mengatakan akan ada sanksi berat yang akan dijatuhkan.

‘’Kalau memang ada, tentu akan ada sanksi berat yang akan diberikan, siapa pelaku siapa orangnya,’’ katanya. 

Mengingatkan kembali, pada 7 April 2017 lalu, tepatnya saat acara pengukuhan pengurus Persatuan Pemuda Mahasiswa dan Pelajar Luhak 16 (PPMP-L16), yang berlangsung di aula Bappeda Merangin, Bupati Al Haris juga sempat melontarkan pernyataan sama, terkait kesungguhannya memberantas PETI.

Bahkan dipenghujung acara pengukuhan tersebut, Al Haris bersama beberapa unsur Forkopimda serta pimpinan Ormas di Merangin, juga menandatangani Pakta Integritas terkait komitmen 'perang' terhadap PETI.

Tak tanggung-tanggung, pada spanduk Pakta Integritas tersebut, selain membubuhkan tanda tangan, Al Haris juga menuliskan pernyataan kesiapannya untuk 'perang' dengan PETI.

Penulis: eqg
Editor: zhf