Warga Pulau Tengah ‘Diteror’ Beruang Madu

Selasa, 09 Oktober 2018 - 22:22:39 | dibaca: 255 kali


Ilustrasi
Ilustrasi / ist-net

BANGKO, meranginekspres.com- Kerap memakan ternak, merusak tanaman, dan merusak pondok warga. Aksi seekor Beruang Madu dewasa di area perkebunan masyarakat Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat, beberapa waktu belakangan ini cukup meresahkan warga desa tersebut.

'Teror' Beruang Madu yang sudah berlangsung sejak sekitar tiga minggu lalu ini, akhirnya diadukan Kepala Desa (Kades) setempat ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.

Kades Pulau Tengah, Sasta Emjaya, kepada Merangin Ekspres mengatakan, kejadian ini sudah terjadi semenjak tiga pekan terakhir. Banyak warga yang datang langsung ke rumahnya mengadukan dan mengeluhkan hal yang meresahkan tersebut.

‘’Iya benar, sudah tiga minggu terakhir warga di tiga dusun wilayah Desa Pulau Tengah, Mentelun, Talang Beringin, dan Geluguh,  benar-benar dibuat resah, dengan kehadiran beruang madu yang bertubuh besar,” ungkapnya, Selasa (9/10).

Berbagai ‘aksi’ meresahkan selama beberapa waktu belakangan ini dilakukan Beruang madu tersebut. Mulai dari merusak tanaman pertanian warga lanjut Sasta, seperti tebu, lalu memangsa hewan peliharaan warga seperti ayam, itik dan lain sebagainya. Hingga, beberapa pondok warga pun menjadi objek pengrusakan beruang madu tersebut.

Karena dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan nyawa, saat ini banyak warga merasa ketakutan untuk pergi meladang (ke kebun). Bahkan beruang madu tersebut tidak jarang menampakkan dirinya, sehingga tidak sedikit warga yang dibuat semakin resah.

‘’Mereka khawatir terjadi apa-apa, karena tak sedikit dari pondok kebun warga sudah dirusak hewan beruang madu yang kerap menampakkan diri disiang hari itu,” jelas Sasta.

Menanggapi polemik ini, Sasta menyampaikan pihaknya  langsung menyurati pihak BKSDA Jambi, guna mencari solusi tepat agar hewan yang tidak diharapkan kehadiran di tengah kehidupan warga tersebut, bisa cepat ditangkap dan dipulangkan kehabita-nya.

‘’Setidaknya, ada alat yang bisa menangkap hewan (Beruang, red) tersebut,” harapnya.

Penulis: dhan
Editor: zhf