Tes Urine, 20 Warga Binaan Lapas Bangko Positif Narkoba

Senin, 08 Oktober 2018 - 20:23:08 | dibaca: 234 kali


Tampak petugas kepolisian dari Polsekta Bangko saat melakukan tes urine di Lapas Kelas II B Bangko
Tampak petugas kepolisian dari Polsekta Bangko saat melakukan tes urine di Lapas Kelas II B Bangko / eric-me

BANGKO, meranginekspres.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bangko, Senin (8/10) melakukan tes urine terhadap warga binaan yang ada di Lapas Kelas II Bangko.

Tes urine yang di lakukan ini akan dilakukan bertahap, karena banyaknya warga binaan Lapas Bangko, dari 313 orang penghuni Lapas Bangko tersebut, kemarin baru 102 orang yang sudah selesai dilakukan tes urine.

Dari jumlah yang telah selesai dilakukan tes urine tersebut, sebanyak 20 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba empat orang lainnya masih diragukan. Untuk temuan tersebut akan diselidiki oleh pihak Lapas, karena ditakutkan ada peredaran narkoba didalam lapas kelas II B tersebut.

Sementara untuk empat orang yang masih diragukan hasilnya, pihak lapas akan meminta bantuan Laboratorium kesehatan kabupaten Merangin dalam waktu dekat ini, supaya tidak ada kejanggalan terhadap empat orang itu.

Kepala Lapas Kelas II B Bangko, Suroto mengatakan, tujuan dilakukan tes urine itu terhadap warga binaannya tersebut, salah satunya perintah dari kementrian, agar Lapas bebas dari Narkotika, korupsi dan pungli yang.

‘’Maka kita mulai bersih-bersih sehingga tercapai Lapas Bangko yang mengayomi dan melayani masyarakat binaan. Kita memastikan mereka tidak ada lagi yang mengkonsumsi Narkoba, dan tes urine ini mungkin juga akan dilakukan kepada petugas Lapas Bangko yang bertugas di sini,” ungkap Suroto.

Dilanjutkannya lagi bahwa, bagi warga binaan yang positif konsumsi Narkotika, maka mereka akan dipindahkan ke lapas khusus Narkotika di Muara Sabak.

‘’Bagi warga binaan yang positif Narkoba, mungkin langkah yang kita ambil dengan memindahkan mereka ke Lapas Khusus Narkotika di Muara Sabak. Memang peruntukannya disana lah tempatnya, semoga kedepan Napi kasus Narkoba ini pindah ke sana semua dan masyarakat binaan di lapas kita aman dan terbebas dari narkoba,” ujarnya.

Sambung dia menambahkan bahwa, warga binaan kasus narkoba ini butuh perlakuan khusus, seperti diberi terapi terhadap tahanan yang positif menggunakan narkoba saat berada di dalam lapas binaan, dan di Lapas Muara Sabak tersebut sudah lengkap dan kliniknya pun ada di lapas tersebut.

Saat ditanya, kapan dilakukan pemindahan bagi warga binaan yang positif Narkoba tersebut. Dikatakan Suroto, pihaknya akan mengurusi berkas-berkas untuk pemindahan warga binaan tersebut kepada pihak Kanwil.

‘’Kita minta izin dulu ke Kanwil Provinsi, setelah dapat izin, maka kita langsung urus kepindahan warga binaan yang positif Narkoba, itu langkah-langkah yang harus kita lakukan terhadap warga binaan yang positif mengandung narkoba,” pungkasnya.

Penulis: eric
Editor: zhf