Kecelakaan Saat Balapan Liar di Ujung Jatilur, Angga Alami Cidera Parah

Minggu, 07 Oktober 2018 - 15:06:01 | dibaca: 79 kali


Korban saat dirawat di RSUD Kol Abundjani Bangko
Korban saat dirawat di RSUD Kol Abundjani Bangko / eric-me

BANGKO, meranginekspres.com- Angga (16) warga desa Koto Tapus kecamatan Jangkat Timur, mengalami luka parah hingga tak sadarkan diri, usai terlibat kecelakaan berat, saat ikut menggeber sepeda motornya di 'ajang' balapan liar kawasan ujung Jalan Tiga Jalur (Jatilur), bilangan Sungai Ulak, Bangko, Sabtu (06/10) sekitar pukul 23.00 WIB.

Remaja tanggung yang saat kecelakaan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX King, nomor polisi BH 1962 PY itu, harus mendapatkan perawatan intensip di RSUD Bangko, akibat luka yang dialaminya tergolong serius.

Pantauan langsung meranginekspres.com dilokasi, sebelum mengalami kecelakaan berat tersebut, korban memang ikut bergabung dalam segerombolan pembalap liar, yang kebut-kebutan di kawasan ujung Jatilur tersebut.

Tak berapa lama aksi kebut-kebutan ilegal itu berlangsung. Entah apa penyebabnya, Sepeda Motor yang ditunggangi korban, tiba-tiba menyenggol sepeda motor pengguna jalan yang sedang lewat. 

Kecelakaan pun tak dapat dihindari, korban bahkan sempat terseret sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian.

Diki Candra (15) teman korban yang saat itu berada dilokasi, menyebutkan bahwa ia sempat shock saat melihat temannya itu terlibat kecelakaan.

"Tadi saya bersama kawan-kawan duduk di jalur tigo, tiba-tiba si Angga pergi bawa, motor tidak lama kemudian saya melihat orang ramai, saya datangi rupanya si Angga yang kecelakaan," ujarnya.

Ditambah Candra, melihat rekannya terkapar tak sadarkan diri, Ia bersama rekan lainnya langsung melarikan korban ke RSUD Kol Abundjani Bangko, untuk mendapatkan perawatan.

"Melihat teman kami yang tergelatak, langsung kami bawa ke rumah sakit, kondisi teman kami itu parah sekali bang, tidak sadarkan diri," sambungnya. 

Diketahui, kawasan ujung Jatilur yang berlokasi di desa Sungai Ulak kecamatan Nalo Tantan ini, hampir setiap Sabtu malam kerap dijadikan arena balap liar oleh gerombolan pengendara sepeda motor, yang umumnya terdiri dari kawanan pemuda tanggung. Kondisi ini tentu saja mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya, terlebih ruas jalan ini merupakan ruas Jalan Lintas Sumatera, yang tergolong ramai. 

Hal ini juga sudah sangat lama dikeluhkan warga sekitar dan pengendara lainnya, harapan masyarakat, agar pihak berwajib bisa mengatasi kondisi ini, sepertinya belum terjawab hingga saat ini.

Penulis: eric
Editor: zhf