Nah lho.. Inspektorat Tolak Laporan Dugaan Pungli dari Warga

Senin, 03 September 2018 - 19:28:23 | dibaca: 288 kali


Kantor Inspektorat Merangin
Kantor Inspektorat Merangin / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Senin (3/9), sejumlah Warga Desa Selango Kecamatan Kecamatan Pamenang Selatan, mendatangi Inspektorat Merangin. Kedatangan warga tersebut guna melaporkan Kades Selango, terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) pembuatan sertifikat Prona tahun 2017.

Hanya saja, laporan Amrizal dan sejumlah warga tersebut ditolak oleh Inspektorat Merangin. Inspektur Merangin justru menyarankan, agar para warga langsung melaporkan pengaduan tersebut ke polres merangin.

Inspektur Merangin, Hatam Tafsir membenarkan adanya warga yang datang dengan niat melapor ke Inspektorat, dirinya juga tidak menampik jika laporan para warga tersebut tidak dapat diterima pihaknya, dan disarankan untuk melapor ke Polres Merangin.

‘’Ya, betul ada orang yang melaporkan Kades Desa Selango, dugaan pungli pembuatan sertifikat Prona di tahun 2017 lalu. Laporannya tidak melalui tulisan cuma lewat lisan,” ujar Hatam Tafsir.

Hatam katakan, setiap laporan yang disampaikan ke pihaknya mesti memenuhi unsur. Seperti pelapor, kasus yang dilaporkan harus jelas dan identitas terlapor juga harus jelas, serta disampaikan secara resmi.

‘’Seharusnya warga yang ingin melapor datanya harus kongrit, baik itu data surat resmi melapor juga harus ada, baru bisa kami terima. Surat laporan juga harus jelas nama indentitas pelapor, kasus apa yang dilapor dan nama yang di laporkan,” jelas Hatam.

Karena tidak mengatongi surat laporan yang resmi ditambahkan Hatam, pihak Inspektorat menyarankan, pelapor lansung ke Polres Merangin.

‘’Karena sudah tidak mengatongi surat, saya sarankan lansung ke ketua Saber Waka Polres,” pungkasnya.

Penulis: zhf
Editor: zhf