Pabrik Karet Bhatin VIII Terindikasi Langgar Aturan

Sabtu, 21 Juli 2018 - 15:51:44 | dibaca: 1045 kali


Pabrik getah yang berada di kecamatan Bathin VIII, Sarolangun
Pabrik getah yang berada di kecamatan Bathin VIII, Sarolangun / eqg

SAROLANGUN, meranginekspres.com- Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui dinas lingkungan hidup (DLH), bersama pihak DPRD kabupaten Sarolangun belum lama ini melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengawasan pabrik Karet, yang berada di Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, guna mengecek apa yang dikeluhkan warga sekitar.

Dari kunjungan tersebut, pihak DLH Sarolangun telah merilis hasil temuan dilapangan yang cukup janggal dan sangat krusial alias fatal, pasalnya perusahaan pabrik karet tersebut telah melanggar beberapa syarat yang seyogyanya secara aturan wajib di penuhi. 

Kepala DLH Sarolangun melalui Kabid pengawasan, Suhardi Sohan saat di wawancarai mengatakan, dari hasil kunjungan kerja tersebut, ditemukan beberapa poin masalah yang cukup fatal yang bisa membuat perusahan terancam.

"Pertama, Kolam limbah 1dan 2 perlu direhab dan dirapikan, sebab tidak memenuhi standar aturan, yang kedua perusahaan tersebut belum melakukan pengajuan izin pembuangan air limbah dengan pemerintah Kabupaten khususnya DLH " Kata Sohan.

Dilanjutkan Sohan, bahwa dari pihak perusahan juga belum Ada menyampaikan surat pemberitahauan operasional produksi.

"Pihak perusahaan juga belum menyampaikan surat pemberitahuan dimulainya kegiatan operasional produksi dan tahap uji coba mesin pabrik, kemudian belum memiliki izin pembuangan limbah cair ke media lingkungan/badan sungai (IPLC ), tidak ditemukan gudang tempat penyimpanan sementara limbah B3 (TPS-LB3)," katanya lagi.

Sejak pabrik tersebut berdiri, hingga tahap uji coba pihak perusahaan belum menyampaikan laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan (RKL-RPL) ke Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sarolangun. terhitung sejak di terimanya izin lingkungan di terbitkan.

Penulis: eric
Editor: zhf