Antisipasi Pungli, Dikbud Awasi PPDB

Kamis, 05 Juli 2018 - 17:26:12 | dibaca: 93 kali


Ilustrasi
Ilustrasi / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam waktu dekat akan dibuka dari SD, SMP, dan SMA/SMK, semangat baru para siswa yang akan mengikuti PPDB bakal terlihat dibulan juli ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin, melalui Sekdin Mulyadi mengaku untuk PPDB jalur umum akan dibuka pada akhir bulan Juli ini.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, terkhusus bagi sekolah negeri pada akhir juli.

‘’Saat ini PPDB akan dibuka. Diperkirakan pada pertengahan juli  PPDB mulai dibuka,” jelasnya.

Jadwal penerimaan siswa untuk sekolah negeri baru bisa diumumkan minimal setelah kelulusan siswa dari SMP atau SD. Apabila kelulusan siswa SMP telah selesai baru, kemudian bisa dijelaskan kepastian jadwalnya.

‘’Yang jelas tanggal 16 juli sekolah sudah masuk semua, setelah itu baru PPDB.Sebenarnya negeri beda dengan Swasta, kalau swasta punya struktur penerimaan siswa secara tersendiri,” tuturnya.

Menurutnya, pedoman dalam melakukan PPDB ini yakni mengacu pada hasil rapat di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi,  yang dituangkan dalam sebuah edaran.

Saat ini pihaknya sedang melakukan, penyusuan sistem rayon, dimana melalaui sistem rayon ini nantinya akan mebuat sistem pemertaan murid pada sekolah, sehingga tidak terjadi kesenjangan.

‘’Agar sekolah tidak ada yang terkesan muritnya kurang, dan muridnya berlebih maka dalam waktu dekat akan di sampaikan sistem rayon, dimana saat ini masih dilakukan penyusunan oleh tim dari Dinas Pendidikan Merangin,” tutupnya.

Terkahir ia mengasakan, pada saat PPDB tidak dibenarkan oleh pihak sekolah melakukan pungutan dengan dalih dan alasan apapun, dimana pihak disdik tidak mengingikan adanya praktek pungutan liar (Pungli) saat proses PPDB hingga sampai akhir tahapan PPDB.

‘’Jika ada sekolah yang masih melakukan praktek pungli saat PPDB maka akan diberikan sangsi tegas oleh pihak Dikbud,” tutupnya.

Penulis: yazdi
Editor: zhf