Diduga Cemari Lingkungan, Pabrik Karet Bathin VIII Akan di Sidak

Kamis, 05 Juli 2018 - 13:47:09 | dibaca: 704 kali


Pabrik kareg yang berlokasi di kecamatan Batin VIII
Pabrik kareg yang berlokasi di kecamatan Batin VIII / eqg

SAROLANGUN, meranginekspres.com- Menindaklanjuti adanya laporan warga, terkait bau tidak sedap yang muncul dari pabrik karet di kecamatan bathin VIII, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun dalam waktu dekat akan melakukan uji verifikasi dugaan pencemaran udara.

Hal itu dikatakan oleh Kadis LH Sarolangun, Deshendri, SH. Ia membenarkan bahwa pihaknya sudah berkali-kali menerima laporan masyarakat sekitar pabrik, yakni warga Desa Dusun Dalam dan Warga Desa Tanjung, terkait adanya bau busuk yang menyengat itu.

"Iya, merujuk dari keluhan warga sekitar ada perubahan penciuman yakni bau busuk yang cukup menyengat dari pabrik getah yang ada di bathin VIII. Masalah ini akan segera kita tindak lanjuti segera, sebab jika di biyarkan akan berdampak tidak baik bagi kesehatan masyarakat kita disana," kata Deshendri dijumpai diruang kerjanya. Rabu ( 04/07 ). 

Namun untuk turun kesana, dikatakannya membutuhkan persiapan matang, seperti menyiapkan TIM evaluasi dan verifikasi dari internalnya, dari hasil itu nantinya akan ditindak lanjuti ke uji labor. Dari situlah nanti apakah udaranya berbahaya atau tidak.

"Kita punya labor yang siap untuk digunakan uji kelayakan udara, jika terbukti mengganggu lingkungan dan kesehatan masyarakat seperti udaranya beracun tidak layak dihirup akan kita stop," tegasnya 

"Apalagi jelas dalam amanah undang undang 32 tahun 2009, setiap usaha perorang atau kelompok itu harus memperhatilan lingkungan sekitar, yang dikatakan lingkungan itu, Tanah, Air dan Udara," tandasnya.

Penulis: eqg
Editor: zhf