Bohok Tinggalkan Demokrat dan Berlabuh ke Golkar, Ada Apa ?

Senin, 02 Juli 2018 - 03:09:32 | dibaca: 234 kali


Hasan Mabruri
Hasan Mabruri / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Sungguh tak diduga kiprah politik salah satu politisi Merangin kelahiran Jangkat, Hasan Mabruri yang biasa dikenal dengan panggilan Bohok ini. Hanya beberapa hari setelah perhelatan Pilkada Merangin, ia membua keputusan yang cukup mengejutkan.

Baru-baru ini, pria asal kecamatan Jangkat yang sudah cukup lama berkiprah di dunia politik ini, menyatakan sikap  pindah Partai Politik (Parpol), sebelumnya ia merupakan sekjen DPC Demokrat Merangin, memutuskan memilih berlabuh ke Partai Golongan Karya (Golkar).

Meski soal pindah partai merupakan hal yang biasa bagi seorang politikus, namun alasan pindah partai yang dilakukan Bohok in cukup mengejutkan, apalagi keputusan tersebut ia ambil hanya beberapa hari setelah Pilkada Merangin.

Baca Juga: Al Haris Beri Sinyal Siap Nahkodai Golkar Merangin

Lantas apakah mundurnya Hasan Mabruri dari parpol berlambang bintang mercy itu ada kaitannya dengan hasil Pilkada Merangin ?

Saat dikonfirmasi awak media, Bohok menegaskan jika sikaf ini dilakukan sama sekali tidak ada kaitannya dengan hasil Pilkada. Dikatakannya, keputusan tersebut ia mabil karena alas an dirinya akan membantu mantan Gubernur Jambi periode 2010-2015, Hasan Basri Agus (HBA) untuk maju DPR RI pada Pemilu 2019 mendatang.

‘’Proses pengunduran diri sedang berlangsung, suratnya sudah saya ajukan ke Demokrat, tidak ada masalah dengan Demokrat, ini murni pilihan politik, saya ingin menyukseskan pencalonan pak HBA di DPR RI,” ungkapnya.

Menurut Bohok, jika dirinya masih berada di Partai Demokrat, ketika HBA maju DPR RI maka akan tidak etis jika membantu Caleg dari luar Demokrat, makan ia memutuskan untuk bergabung dengan Golkar.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pengganti posisinya sebagai sekjen DPC Demokrat Merangin sepenuhnya akan di serahkan kepada internal DPC Memokrat Merangin.

‘’Jika masih ada proses berkaitan jabatan saya, saya siap menyelesaikan, namun sejauh ini saya tidak bisa memberi tau siapa pengganti saya, itu sepenuhnya saya serahkan pada internal Demokrat,” pungkasnya.

Penulis: sup
Editor: zhf