Teng..!! Selewengkan DD & ADD, Kepala Desa Mudo Resmi Ditahan

Selasa, 22 Mei 2018 - 17:45:14 | dibaca: 752 kali


Ilustrasi
Ilustrasi / ist

BANGKO, meranginekspres.com- 'Alarm Peringatan' bagi seluruh kades, kedepan mesti ekstra hati-hati dalam mengelola Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Ini setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin resmi menahan Tersangka dugaan penyelewengan DD dan ADD tahun 2016, Kepala Desa (Kades) Mudo, Syamlawi dan kontraktor, M Yusuf, selasa (22/5).

Penahanan kedua tersangka mengacu pada Pasal 21 ayat (1) KUHAP, yang berbunyi ‘perintah penahanan atau penahanan lanjutan dilakukan terhadap seorang tersangka atau terdakwa yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup’.

Informasi yang didapat, pemeriksaan tersangka dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Usai diperiksa, kedua tersangka Langsung digelandang ke Lapas kelas II B Bangko sekitar pukul 15.00 WIB, sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tersangka.

‘’Penahanan ini dalam rangka penyidikan, kedua tersangka berstatus tahanan Kejari, namun dititipkan di Lapas Bangko,” ungkap Kepala Kejari Merangin, Haryono melalui Kasi Pidsus, Johan Ciptadi.

‘’Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, kedua tersangka dinyatakan sehat oleh dokter, dan kedua tersangka langsung kita bawa ke lapas Bangko,” tambahnya.

Menurutnya, tersangka akan ditahan selama 20 hari kedepan. Waktu tersebut dibutuhkan untuk persiapan administrasi, guna pelimpahkan kasus tersebut ke penuntut umum Pengadilan Tipikor Jambi.

‘’Kita berharap waktu tersebut tidak habis untuk persiapan administrasi tersebut, sehingga bisa langsung dilimpahkan ke penuntut umum,” ujarnya.

Dilanjutkan Johan, Penahanan dilakukan karena ditakutkan proses penyidikan terganggu, sehingga penyidik melakukan penahanan. Karena kekhawatiran penyidik terdakwa akan melarikan diri.

Penulis: sup
Editor: zhf