Kapolsek se-Tanjabtim Kecam Aksi Teroris

Kamis, 17 Mei 2018 - 21:34:12 | dibaca: 364 kali


Aparat Kepolisian bersama TNI di Tanjab Timur saat melakukan patroli
Aparat Kepolisian bersama TNI di Tanjab Timur saat melakukan patroli / cok

MUARA SABAK, meranginekspres.com- Aksi teroris dibeberapa wilayah baru-baru ini terjadi di Indonesia. Membuat umat beragama bersatu kecam aksi teroris. 

Kecaman terhadap aksi teroris tersebut tidak terkecuali dilakukan oleh semua Kepolisian Sektor (Polsek) Se-kabupaten tanjung Jabung Timur.  

Kapolsek Geragai, IPTU Lumbrian menerangkan, polsek Geragai setiap hari melalukan patroli meningkatkan penjagaan. Anggota polsek setiap malam bergantian melakukan penjagaan dengan memakai rompi anti peluru. 

"Untuk polsek Geragai tiap malam laksanakan patroli, terus rencana mau buat portal untuk polsek, setelah tu anggota tiap malam jaga gantian tidurnya, lengkap dengan rompi anti peluru dan senjata," paparnya kpada wartawan.

Sementara itu, komentar dari kapolsek Mendahara Ilir, Gubril menerangkan bahwa diwilayah hukum Polsek Mendahara memang tidak ada Gereja, namun polsek mendahara sehubungan adanya bom di daerah lain melakukan langkah-langkah diantaranya meningkatkan pam mako polsek, dan unit patroli.

"Polsek tetap melaksanakan patroli rutin, melakukan sambang ke toga, tomas, tokoh pemuda, dan menghimbau masyarakat,  khususnya Mendahara Ilir meningkatkan poskamling. Jika ada sesuatu yg mencurigakan lapor ke polsek. Dan mengajak instansi terkait secara bersama-sama untuk memelihara kamtibmas dengan harapan mendahara tetap kondusif," katanya. 

Polsek Berbak bersama TNI, juga selalu melakukan pengamanan tempat-tempat ibadah pada saat melakukan ibadah.

"Kita dari polsek Berbak bersama TNI, yaitu Babinsa melakukan pengamanan terhadap tempat-tempat ibadah, pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan agama, dan melakukan pendekatan serta silaturahmi untuk berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama yang ada di kecamatan Berbak," sebut IPTU P. Sagala. 

Sementara itu Kapolsek Sabak timur. AKP Bambang, jajaran anggota polsek sabak timur yang dibantu langsung oleh TNI selalu mengawal masyarakat dan memgecam aksi teroris. 

"Untuk Sabak Timur selalu melaksanakan kegiatan. Dengan siaga melakukan Penjagaan Mako secara bersama-sama dan melaksanakan  Patroli secara bersama-sama di tempat ramai dan rawan," kata Kapolsek Sabak Timur.

Diantaranya, Patroli tempat Ibadah Gereja HKBP  Rt. 03 Kelurahan. Sabak Ilir Kecamatan Muara Sabak Timur, Kantor Pemerintahan Kecamatan Sabak Timur, LSDP, Kelurahan dan Puskesmas Dll seteruanya Pasar dan pemukiman penduduk. kegiatan patroli dilaksanakan 24 jam.

Hal serupa juga dikakukan jajaran Polsek Rasau, Kapolsek Rasau, IPTU Rahmat menjelaskan, pengamanan di Gereja ditingkatkan, selain itu lokasi pemukiman penduduk juga tak luput dari pengamanan.

"Pengamanan pasca ledakan di Gereja Surabaya, kita melaksanakan pengamanan gabungan melibatkan rekan-rekan dari TNI, dalam hal ini Koramil Nipah Panjang. Dan pihak polsek sendiri sudah mengunjungi tokoh-tokoh agama. Para tokoh agama sepakat mendukung Polri dalam memerangi terorisme," tandasnya.

Penulis: cok
Editor: zhf