Diduga Pukul Pengunjuk Rasa, Oknum Satpol PP Dilaporkan

Senin, 14 Mei 2018 - 20:03:26 | dibaca: 640 kali


Mahasiswa yang menjadi korban pemukulan, didampingi rekannya saat melapor ke Polres Merangin
Mahasiswa yang menjadi korban pemukulan, didampingi rekannya saat melapor ke Polres Merangin / sup

BANGKO, meranginekspres.com- Tidak terima rekannya dipukul saat melakukan aksi demo terkait Penyakit Masyarakat (Pekat), Senin (14/5) kemarin mahasiswa melaporkan aksi pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP tersebut kepada Polres Merangin.

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin melalui Bendahara Umum, Marsis Imron yang mendampingi korban melapor ke SPKT Polres Merangin mengatakan, terkait pengeroyokan yang dilakukan Oknum Satpol PP kepada korban sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

"Kami sudah lakukan Visum di Rumah sakit, lalu kami membuat laporan ke Polres Merangin, kami berharap kepolisian memproses secara hukum terhadap oknum Pol PP yang telah melakukan pengeroyokan terhdapa sahabat kami ini,” ungkapnya.

Baca juga: Demo Pekat Ricuh, Oknum Aparat Pukul Mahasiswa

Pihak Polres Merangin, yang menerima laporan dari mahasiswa PMII Cabang Merangin, akan memproses laporan tersebut, yakni dengan mengumpulkan bukti terkait aksi pemukulan terhadap pendemo tersebut.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama melalui Kasat Reskrim, AKP Sandi Muttaqin yang dikonfirmasi harian ini, membenarkan adanya laporan dari mahasiswa PMII tersebut, dan pihaknya akan memproses dugaan pengeroyokan oleh oknum Pol PP tersebut.

"Ya laporannya sudah kita terima, tadi korban sudah kita minta keterangan, selanjutnya kita kan mengumpulkan bukti-bukti, jika memang ada unsur pidananya kita lanjutkan kasus ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, aksi pemukulan terhadap mahasiswa terjadi saat melakuka unjuk rasa dengan tuntutan masalah pekat, namun saat demo berlangsung korban ditarik oleh oknum satpol PP yang namanya belum diketahui, sehingga korban alami pemukulan dibagian kepala, pipi, dan juga oknum satpol PP juga mencekik leher korban. Korban pun mengalami luka memar, dan korban diberi perawatan di rumah sakit Kolonel Abundjani Bangko.

Penulis: sup
Editor: zhf