Sekda : 'Jika Ada Pendemo yang Sakit, Lapor Saya'

Senin, 14 Mei 2018 - 17:15:29 | dibaca: 298 kali


Seorang mahasiswa ditarik dan dipukuli oleh oknum Satpol PP saat aktivis PMII Cabang Merangin menggelar aksi demo
Seorang mahasiswa ditarik dan dipukuli oleh oknum Satpol PP saat aktivis PMII Cabang Merangin menggelar aksi demo / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Sekda Merangin, Sibawaihi angkat bicara terkait aksi demonstrasi Mahasiswa PMII Cabang Merangin, yang berujung pemukulan oleh oknum Satpol PP terhadap salah satu mahasiswa.

Sibawaihi yang juga merupakan senior warga Nahdliyin Merangun, usai menemui para mahasiswa pendemonstrasi mengatakan, ia membuka diri jika ada mahasiswa yang sakit dalam aksi tersebut.

"Jika ada yang sakit, yang perlu diobati laporkan kepada saya, kalau tidak lapor saya tidak tahu. Kita akan bertanggungjawab secara moral, baik secara pribadi maupun kedinasan," ungkap Sekda.

Dikatakannya, jika ada oknum Satpol PP yang terlibat pelanggaran, maka akan ada sanksi sesuai dengan peraturan yan berlaku di lingkup Satpol PP.

"Bagi aparat satpol PP yang melanggar, tentu ada sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di instansi Satpol PP atau internal mereka," tambah sekda.

Dilanjutkannya, organisasi kepemudaan, Ormas dan LSM serta lainnya mempunyai peran sebagai sosial kontrol, yakni untuk mengingatkan pemerintah dan mengingatkan semuanya. Ia juga sepakat dengan apa yang dilakukan mahasiswa ini, mereka mengingatkan pemerintah sebelum memasuki bulan puasa ini, semua jenis pekat agar ditindak tegas.

Penulis: sup
Editor: zhf