Diduga Jadi Sarang Judi Jackpot, Dua Rumah Digeledah

Jumat, 11 Mei 2018 - 17:39:43 | dibaca: 359 kali


Penggeladahan rumah yang diduga menjadi sarang judi Jackpot di Lambur Dua, kecamatan muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Penggeladahan rumah yang diduga menjadi sarang judi Jackpot di Lambur Dua, kecamatan muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur / cok

MUARASABAK, meranginekspres.com- Dua unit rumah semi permanen yang berkedudukan di desa Lambur Dua, kecamatan muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dirazia polisi, kedua rumah tersebut digeledah lantaran diduga menjadi lokasi judi ketangkasan jackpot.

Petugas Kepolisian Sektor Muara Sabak Timur dibawah kepemimpinan Kapolsek AKP Bambang, merazia rumah semi permanen milik warga di RT 10 dusun satu dan RT 14 dusun Purwodadi desa Lambur Dua kecamatan muara Sabak timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi.

Penggeledahan itu berlangsung pada Rabu (9/5) sore sekitar pukul 14.45 WIB Polisi menyisir setiap bagian rumah yang dicurigai tersebut mulai dari bagian kamar, ruang tamu hingga dapur.

Dalam kesempatan itu pemilik rumah juga sempat diinterogasi dan dimintai keterangan oleh polisi soal dugaan adanya judi Jackpot ini.

Kanit Reskrim Polsek Muara Sabak Timur Aiptu Agus Winarto mengatakan, penggeledahan bermula dari informasi masyarakat bahwa di Desa Lambur Dua marak perjudian Jackpot, namun saat melakukan penggeledahan, polisi tidak menemukan satupun mesin maupun peralatan judi Jackpot yang dimaksud.

‘’Ya benar, saat informasi kita terima kepihak kepolisian. anggota langsung menuju rumah yang jadi target sasaran. namun hasilnya kosong,” jelas Aiptu Agus Winarto.

Menurut Agus. kedua rumah yang dilakukan razia itu sebelumnya memang pernah digunakan untuk permainan ketangkasan Jackpot. namun sejak beberapa bulan terakhir, tidak lagi beroperasi.

‘’Sebelumnya memang ada, namun tiga bulan lalu tidak ada lagi,” cetusnya.

Sementara itu, pemilik rumah sangat terkejut ketika polisi datang menggeledah rumahnya. Sejak ada informasi dari polisi, ia mengatakan bahwa pihak keluarga iklas ruahnya digeledah.

‘’Mesin Jackpot itu tidak ada lagi bang. ya itukan permainan judi. apalagi sudah lama tidak ada karena pelanggannya kosong,” tandasnya.

Penulis: cok
Editor: zhf