Dugaan Korupsi Kepala Desa Mudo, Negara Ditaksir Merugi Hingga Rp 212 Juta

Senin, 07 Mei 2018 - 21:29:51 | dibaca: 717 kali


Kantor kejari Merangin
Kantor kejari Merangin / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin sudah menerima Hasil perhitungan kerugian negara, oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi, terkait kasus dugaan korupsi oleh Kepala Desa (Kades) Mudo Kecamatan Bangko, Syamlawi dan Kontraktor.

Hasil Perhitungan Kerugian Negara tersebut diterima oleh pihak kejari, pada jumat (4/5) lalu, yang diterima langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Merangin.

Dari hasil perhitungan kerugian negara oleh BPKP tersebut, sehingga ditetapkan kerugian negara dalam kasusu dugaan korupsi itu sebesar Rp 212.799.255.

"Kita terima hasil perhitungan dari BPKP pada jumat minggu kemarin,  setelah dihitung oleh tim teknis, kerugian negara sebesar Rp 212 Juta,” ungkap Kepala Kejari Merangin, Haryono melalui Kasi Pidsus, Johan Ciptadi.

Hasil perhitungan BPKP tersebut lebih besar dari dugaan sementara pihaknya, dugaan awal kerugian negara sekitar Rp 100 juta.

"Dugaan kerugian negara kita perkiraan awalnya sekitar 100 juta, setelah penyidik meminta tim teknis untuk menghitung kerugian negara dari kasus ini, hasilnya lebih banyak dari perkiraan kita,” ujarnya.

Saat ditanya, setelah hasil perhitungan kerugian negara diterimanya, apa langkah penyidik selanjutnya, apakah secepatnya akan melimpahkan kasus tersebut ke pengadilan. Menurutnya, masih butuh waktu untuk mempersiapkan pemberkasan, dan secepatnya melimpahkan kasus tersebut ke pengadilan.

"Setelah ini kita akan menyusun berkas, untuk kemudian dilakukan pelimpahan ke tahap penuntutan. Penyelesaian akan diupayakan secepatnya,” pungkasnya.

Penulis: sup
Editor: zhf