Gedung 'Sakral' Itu Akhirnya Disetujui Jadi Lokasi Debat Kandidat

Senin, 07 Mei 2018 - 21:22:14 | dibaca: 297 kali


Gedung DPRD Merangin yang belakangan mendadak kerap disebut sebagai Gedung 'Sakral' terkait polemik lokasi debat kandidat Pilkada Merangin
Gedung DPRD Merangin yang belakangan mendadak kerap disebut sebagai Gedung 'Sakral' terkait polemik lokasi debat kandidat Pilkada Merangin / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Lokasi Debat Publik alias Debat Kandidat Pilkada Merangin 2018 ini, yang sebelumnya sempat berpolemik, akhirnya disetujui untuk dilaksanakan digedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Merangin.

Disetujuinya gedung DPRD Merangin sebagai tempat debat tersebut, setelah dilakukan pertemuan antara pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merangin dengan anggota DPRD Merangin. Dimana dalam pertemuan tersebut, anggota DPRD menyetujui lokasi debat kandidat menggunakan gedung DPRD Merangin.

"Tadi telah kita gelar rapat bersama KPU. Dalam rapat tersebut fraksi menyetujui lokasi debat kandidat pasangan calon bupati Merangin digelar di gedung DPRD,” kata Sekwan DPRD Merangin, Fauziah ditemui diruangan kerjanya, Senin (7/5).

Diungkapkanya, saat ini pihaknya sedang memproses administsrasi karena ini merupakan aset pemkab yang dipinjampakaikan. Maka pihak peminjam harus bertanggungjawab atas segala hal yang akan terjadi.

"Besok (Selasa 8/5) mereka akan melakukan survie terlebih dahulu ke gedung ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua KPU Merangin, Iron Sahroni dikonfirmasi mengaku, belum memastikan dimana lokasi debat kandidat. Sebab pihaknya masih ingin membahas terlebih dahulu secara internal.

"Dewan memang sudah setuju lokasi di gedung DPRD. Tapi kami masih mau membahas seecara internal terlebih dahulu. Nanti saya kabari,” katanya.

Menurutnya, debat kandidat Pilkada Merangin 2018 akan dilaksanakan pada 12 Mei 2018 Mendatang. Dimana dalam debat tersebut dipandu oleh presenter terkenal yang sering tampil di tv nasional.

Dilanjutkannya, Pelaksanaan debat dilaksanakan sebanyak 6 segmen. Segmen pertama pemaparan visi dan misi, segmen kedua penajaman visi dan misi.

"Segmen ketiga pertanyaan oleh menderator terkait isu daerah, segmen keempat masing-masing calon tanya jawab, segmen kelima tanya jawab masing-masing calon dan sanggahan, segmen keenam closing tegman,” jelasnya.

KPU juga membatasi massa dari masing-masing calon, dimana setiap calon hanya dibolehkan membawa massa 50 orang.

"Jadi kalau masuk kandidat 52 orang. Ini debat nantinya juga kita buat offline, nanti PPK kita minta menayangkan atau nonton bareng di setiap kecamatan,” sebutnya.

Untuk diketahui KPU Merangin juga telah merencanakan debat publik dilaksanakan di auditorium STKIP YPM Bangko, dengan telah melakukan komunikasi dengan pihak STKIP.

Penulis: sup
Editor: zhf