Soal Gugatan ke DPRD, Sekwan Sebut Upayakan Bantuan Hukum

Sabtu, 28 April 2018 - 16:23:07 | dibaca: 394 kali


Fauziah, Sekeretaris DPRD Merangin
Fauziah, Sekeretaris DPRD Merangin / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Sudah dua gugatan atas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin, atas Wanprestasi atau ingkar janji dengan tidak membayarkan hutang kepada pihak ketiga, yang diputuskan oleh Pengadilan Negeri (PN) Bangko, dengan putusan memenangkan penggugat.

Kedua gugatan yang telah diputuskan itu, yakni Gugatan dari istri almarhum Loper Koran, Efrizen (uda Ef) dan Gugatan kantin Fatimah yang berada dalam komplek DPRD Merangin. Namun masih ada dua gugatan yang masih berjalan di PN Bangko, yakni gugatan Aneka Motor yang biasa dikenal Bengkel Akiang, dan Gugatan Rumah Makan Pusako atas DPRD Merangin.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekretariat DPRD Merangin, atau biasa dikenal dengan Sekwan, Fauziah mengatakan, pihaknya belum sempat meminta bantuan hukum, karena sidang gugatan atas instansinya tersebut terkesan mendadak.

"Kemarin tu kami mendadak mendapat gugatan, kami belum sempat minta bantuan hukum pengacara pemerintah. Kan perlu surat, surat belum dilayangkan sidang sudah dimulai," ungkapnya.

Meskipun sudah dua gugatan atas pihaknya sudah diputuskan PN Bangko, Sekwan mengaku belum menerima salinan surat keputusan tersebut.

Saat ditanya, apakah pihaknya akan melakukan banding atau menerima putusan tersebut. Sekwan mengatakan, menunggu mendapatkan salinan resmi keputusan tersebut.

"Artinya, putusan pengadilan memenangkan penggugat secara resmi belum disampaikan, jadi kami belum mengambil keputusan," ujarnya.

Belakangan tersiar kabar pihak DPRD Merangin akan melakukan pemutusan kontrak kepada pihak-pihak yang melakukan gugatan tersebut. Pertanyaan kembali dilayangkan, apakah informasi itu benar adanya. Sekwan mengaku belum ada koordinasi.

"Dari pihak sekretariat? Saya belum pernah mengusulkan, menyampaikan itu," katanya.

Dikatakan Sekwan, untuk dua perkara selanjutnya, yakni Gugatan Bengkel Aneka Motor dan Rumah Makan Pusako, pihaknya sudah menyurati Bupati Merangin, agar diberi bantuan hukum atas kasus perdata tersebut.

"Ini baru dua yang diputuskan, jadi yang berikut itu kami sudah surati Bupati Merangin untul minta bantuan hukum dari pengacara pemerintah," pungkasnya.

Penulis: sup
Editor: zhf