Terkesan Asal Jadi dan Tanpa Papan Merk, Proyek Draenase Tanjung Benuang Disebut Proyek Siluman

Jumat, 27 April 2018 - 23:50:01 | dibaca: 322 kali


Proyek Draenase di Tanjung Benuang
Proyek Draenase di Tanjung Benuang / tfk

BANGKO, meranginekspres.com- Proyek pembangunan draenase dijalan poros desa Tanjung Benuang menuju Pulau Bayur, Pamenang Selatan, diduga sebagai proyek siluman.

Pasalnya, selain pengerjaanya yang terkesan asal jadi, disekitar lokasi pengerjaan proyek itu juga tidak terlihat plang informasi atau papan merk proyek. Tidak hanya itu, menurut sejumlah warga setempat, pengerjaan proyek tersebut juga diduga luput dari pengawasan.

"Setau saya belum ada pengawas dari kabupaten yang datang meninjau kesini," tutur BR, warga setempat, Kamis (26/4).

Sementata itu, Kepala Desa Tanjung Benuang, Sadarisman saat dikonfirmasi mengatakan bahwa proyek ini merupakan pekerjaan yang berasal dari Bidang Bina Marga pada Dina Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Merangin.

"Ini proyek Bidang Bina Marga. Ya ini merupakan pembangunan draenase baru, bukan rehab atau renovasi," singkat Kades.

Terpisah, pihak kontraktor brinisial WHD ketika dibincangi terkait kondisi itu, ia berdalih jika pekerjaan tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

"Masih dalam tahap pengerjaan, akan kita perbaiki," ujar WHD.

Anehnya, meskipun Kades menyebutkan bahwa proyek tersebut merupakan bangun Draenase baru, namun WHD justru mengatakan jika sebagian besar pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan rehab alias servis.

"Sebelum pengerjaan, kita jiga sudah melakukan rembug dengan pihak desa," singkatnya.

Dikesempatan lain, Kadis PU-PR Merangin, M Arif yang dikonfirmasi, mengaku tidak bisa banyak berkomentar, sebab menurutnya Ia tidak mengetahui secara detail perihal proyek tersebut.

"Itu spesialisnya Bidang Bina Marga, saya tidak bisa berkomentar banyak soal itu," demikian tanggap Arif.

Sayangnya, Kabid Bina Marga pada Dinas PU-PR Merangin, saat hendak ditemui sedang tdak berada ditempat.

Penulis: tfk
Editor: zhf