Semua Paslon Gelar Kampanye Akbar Pasca Idul Fitri

Jumat, 27 April 2018 - 19:01:08 | dibaca: 203 kali


Perwakilan tiga oaskon, usai rakor di KPU Merangin, Jum'at (27/4) sore
Perwakilan tiga oaskon, usai rakor di KPU Merangin, Jum'at (27/4) sore / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Kampanye rapat umum, atau sering disebut Kampanye Akbar untuk pilkada Merangin 2018, dipastikan akan digelar oleh tiga pasangan calon (Paslon) Cabup-Cawabup Merangin, pada saat-saat dimana suasana lebaran masih hangat, yakni diperkirakan hanya hitungan hari Pasca pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Berdasarkan usulan yang sejak jauh hari telah disampaikan ke KPU Merangin, pasangan nomor urut 1, Ahmad Fauzi - Sujarmin (FaJar) dipastikan menggelar kampanye rapat umum pada Kamis, 21 Juni 2018.

Hanya saja, jadwal untuk Haris-Mashuri (Hamas) dan Nalim-Khafid Harus ditentukan lewat undian, sebab usulan kedua Paslon masing-masing nomor urut 2 dan 3 itu 'bentrok' pada 23 Juni dan sama-sama bersikukuh, dengan alasan masing-masing.

Sebab kondisi itu, khusus untuk jadwal kampanye akbar dua paslon ini, ditentukan dengan cara diundi. Dihadapan KPU, Panwaslu, Waka Polres Merangin, Kasdim Sarko, pengundian dilakukan di kantor KPU Merangin, Jumat (27/4). Hasilnya tanggal 23 Juni jadi 'milik' Hamas.

Ahmad Faisal yang mewakili Hamas mendapat kertas bernomor 23. Sementara LO Nalim-Khafid, Ade Sadria mendapat kertas bernomor 22.

"Jadi klop. Jadwal kampanye rapat umum Fajar 21 Juni. Kemudian nomor tiga 22 Juni dan nomor dua 23 Juni," ujar Ketua KPU Merangin Iron Sahroni.

Tiga paslon berencana menggelar kampanye akbar ini di lapangan stadion KONI, Pematang Kandis Bangko. Kecuali jika Nalim-Khafid berniat untuk tetap melaksanakan kampanye akbar pada 23 Juni. Maka harus menggunakan tempat lain.

"Kita sepakati tadi begitu. Kalau paslon nomor tiga mau 23 Juni juga, ya silakan di tempat dan dapil yang sudah direkomendasikan pemda," tambah Iron lagi.

Terkait penetapan jadwal, Direktur Media Centre Fauzi-Sujarmin, Muhlisin, mengatakan sejak awal pihaknya tak ada persoalan. Karena memang mengusulkan jadwal di KONI pada 21 Juni dan tidak bertabrakan dengan jadwal usulan paslon lain.

"Kita tidak ada persoalan. Clear sejak awal, 21 Juni di KONI. Saya syukuri jadwal semuanya sudah ditetapkan setelah tiga kali rapat khusus digelar mengenai hal ini," ujarnya.

Penulis: zhf
Editor: zhf