Kantin Fatimah Menangkan Gugatan Atas DPRD Merangin

Kamis, 26 April 2018 - 15:27:27 | dibaca: 348 kali


Sidang putusan atas gugatan piutang DPRD Merangin
Sidang putusan atas gugatan piutang DPRD Merangin / sup

BANGKO, meranginekspres.com- Sidang Putusan gugatan yang dilayangkan kantin Fatimah atas tergugat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Merangin digelar, Pengadilan Negeri (PN) Bangko memenangkan penggugat.

Sidang putusan tersebut digelar diruang sidang utama PN Bangko, Kamis (26/4) sekitar Pukul 13.44 WIB, memutuskan tergugat wajib membayar hutang sebesar Rp 165 juta kepada penggugat.

Pantauan harian ini, penggugat Fatimah didampingi kuasa hukum, Toni Irawan. Sidang perdata itu dipimpin hakim tunggal, Dini Nusrotudiniyah Arifin.

Dalam pembacaan putusan tersebut, majelis hakim mengatakan perbuatan tergugat merupakan wanprestasi atau Ingkar janji, karena tidak membayar hutang makan minum kepada penggugat.

Lalu pada masa persidangan, Tergugat tidak hadir dalam persidangan. Ketidakhadiran tergugat tersebut, berarti tidak ada bantahan dari tergugat, atas gugatan yang dilayangkan oleh penggugat.

Dengan pertimbangan dan keterangan saksi yang didatangkan dalam persidangan, PN Bangko memutuskan tergugat berkewajiban membayar uang sesuai gugatan penggugat sebesar Rp 165 juta

"Menghukum dan memerintahkan tergugat membayar sekaligus melunasi uang sejumlah uang Rp 165 juta kepada kantin Fatimah," ujar majelis hakim dalam pembacaan putusan tersebut.

Setelah mendengarkan hasil putusan atas gugatannya tersebut penggugat, Fatimah mengaku sangat senang gugatannya dikabulkan oleh PN Bangko, semoga dengan diputuskan DPRD Merangin membayar hutang tersebut, kedepannya hutang tersebut bisa di bayar oleh tergugat.

"Alhamdulillah gugatan kami dikabulkan hakim, ini akan menjadi jalan hutang kami dibayar oleh DPRD," singkatnya.

Dua Gugatan Lain Menunggu

Sementara itu, gugatan lainnya yang juga dilayangkan kepada DPRD Merangin, dalam gugatan yang sama, yakni masalah hutang.

Dua gugatan yang masih berjalan tersebut yakni, Hutang DPRD Merangin di Aneka Motor pemilik Akiang, hutang yang belum dibayar oleh DPRD Merangin sebesar Rp 194. 550 juta, yang tercatat pada tahun 2016.

Kemudian gugatan yang dilayangkan rumah makan Pusako, hutang disini lebih besar dibandingkan gugatan lainnya, yakni sebesar Rp 473, yang gugatannya meminta pihak DPRD Merangin membayar hutang dari 2014 hingga 2016.

Dan sebelumnya, gugatan yang juga telah diputuskan PN Bangko, yakni oleh Istri Almarhum mantan Loper koran Alm Efrizen (Uda Eef). yang mana gugatan juga di menangkan pengugat, dan memutuskan DPRD Merangin membayar hutang tagihan koran sebesar Rp 27 Juta.

Penulis: sup
Editor: zhf