Lagi..! Oknum Polisi di Merangin Terjerat Kasus Narkotika

Senin, 16 April 2018 - 22:16:32 | dibaca: 414 kali


Ilustrasi
Ilustrasi / ist/net

BANGKO, meranginekspres.com- Oknum anggota Polres Merangin, R yang bertugas disalah satu Polsek terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Ini menambah deretan oknum anggota polisi terjerat kasus yang sama, sebelumnya sekitar satu tahun lalu satu oknum anggota polres Merangin juga diamankan dalam kasus yang sama.

Informasi yang didapat meranginekspres.com, R diamankan bersama dengan rekannya S, mereka diamankan saat diduga sedang membawa narkotika jenis shabu, Jum'at (13/4).

Penangkapan R dan S berawal, saat tim Satres Narkoba Polres Merangin mendapat informasi, ada pesta sabu disalah satu Rumah Toko (Ruko) diwilayah Bangko. 

Aparat langsung menindaklanjuti informasi tersebut, dan benar adanya, aparat pun berhasil mengamankan dua orang pelaku.

Keduanya tidak dapat mengelak, saat digeledahan didapati dua paket sabu dan juga alat isapnya. saat penggerebekan dilakukan didapati pelaku S berada dikamar, sementara R sempat bersembunyi, namun akhirnya juga berhasil diamankan.

Waka Polres Merangin, Kompol Ricky yang dikonfirmasi membenarkan anggota berhasil mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan Narkotika, ia juga membenarkan bahwa salah satu dari terduga pelaku yang diamankan adalah oknum anggota Polres Merangin.

"Ya, jumat lalu tim satres narkoba melakukan penangkapan dua orang pelaku penyalahgunaan narkoba, salah satunya anggota kita yang bertugas di salah satu Polsek," ungkap Kompol Ricky kepada awak media, Senin (16/4).

Dikatakannya, saat ini dua orang pelaku masih dalam pemeriksaan. Khusus oknum anggota Polisi tersebut, ia diperiksa oleh bagian Propam Polres Merangin, guna mengetahui sejauh mana keterlibatan oknum tersebut.

"Kita masih lakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku, lalu oknum anggota yang terlibat tengah di periksa bagian Propam," pungkasnya.

Dengan kembali tersandungnya oknum Kepolisian dalam kasus Penyalahgunaan Narkotika, sepertinya aparat harus lebih ketat lagi pengawasan terhadap narkoba yang beredar ditengah masyarakat, dan juga terhadap anggotanya sendiri.

Penulis: sup
Editor: zhf