Baru 25 Paket Rampung Dilelang

Minggu, 15 April 2018 - 14:05:34 | dibaca: 382 kali


Tampilan laman LPSE Kabupaten Tanjab Barat
Tampilan laman LPSE Kabupaten Tanjab Barat / ist

KUALA TUNGKAL, meranginekspres.com- Proses pelelangan paket proyek ditahun 2018 dibagian Unit Layanan Pengadaan(ULP) Pemkab Tanjabbar, masih sangat minim. 

Terhitung dari Triwulan pertama hingga memasuki Triwulan ke empat(April), baru sekitar 25 paket proyek yang rampung dari total 198 paket Pemkab tersebut. 

Ilmardi Ketua ULP Seketariat Pemkab Tanjabbar membenarkan, dari 198 proyek pekerjaan pemerintah yang ada di berapa Organisasi Perangkat Daerah(OPD) dan yang baru rampung dilelang sekitar 25 paket. 

Sedangkan yang masih diproses sebanyak 64 paket dan yang dilelang 39 paket. Itu semua kata Ilmardi terhitung dari triwulan pertama hingga memasuki Triwulan ke empat.

"Hingga kini baru 25 paket yang sudah selesai dilelang, melalui portal website layanan pengadaan secara elektronik (LPSE)," ujar Ilmardi. 

Ilmardi menjelaskan, di antara 25 paket proyek yang selesai dilelang tersebut. Diantaranya  Didominasi Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Perkim dan selebihnya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. 

Disingung kenapa tahapan proses evaluasi tidak di umumkan juga melalui website LPSE.? Ilmardi menjelaskan untuk hasil evaluasi tetap di umumkan. Namun mengenai tahapan proses evaluasinya bukan kewenangan pihaknya. 

"Itu yang berhak aparat hukum, karena proses tahapan evaluasi tersebut merupakan rahasia Negara. Saya saja sebagai ketua ULP tidak bisa mengetahui hal tersebut, " terangnya.

Penulis: hry
Editor: zhf