Giliran Jangkat Digarap, Masyarakat Membludak Hadiri Pengukuhan Tim FaJar

Rabu, 11 April 2018 - 19:26:01 | dibaca: 188 kali


Acara pengukuhan tim pemenangan FaJar kecamatan Jangkat, yang berlangsung di Balai Desa Pulau Tengah. Tampak massa membludak hingga keluar balai desa
Acara pengukuhan tim pemenangan FaJar kecamatan Jangkat, yang berlangsung di Balai Desa Pulau Tengah. Tampak massa membludak hingga keluar balai desa / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Pergerakan politik pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut Satu, Ahmad Fauzi-Sujarmin semakin massif. Dukungan untuk pasangan yang dikenal dengan sebutan FaJar ini terus mengalir.

Safari politik yang dirangkai dengan pengukuhan tim pemenangan FaJar di 24 kecamatan di Kabupaten Merangin hampir rampung. Senin (9/4) giliran FaJar melantik ratusan tim pemenangan di Kecamatan Jangkat, yang dihadiri tak kurang dari Seribu massa pendukung.

Kampanye FaJar yang digelar di rumah besar Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat ini, dihadiri tokoh Merangin mantan bupati Merangin 2 periode Rotani Yutaka, tokoh masyarakat Jangkat Ali Busro mantan anggota DPRD Merangin, koalisi partai dan tim pemenangan.

Tokoh Jangkat Ali Busro, dalam sambutannya berharap agar masyarakat Jangkat dan sekitarnya untuk jeli menentukan pilihan. Ia minta masyarakat Jangkat jangan lagi salah pilih pemimpin dalam Pilkada 27 Juni 2018 kali ini.

“Jangan lagi salah pilih. Saya minta pilih lah pemimpin yang memiliki visi, misi dan program yang jelas. Saya minta jangan memilih karena sen (uang_red), tapi pilihlah bupati karena programnya,” ujar Ali Busro.

Sementara itu, Ahmad Fauzi dalam orasi politiknya menyampaikan, kondisi terkini masih banyak yang menjadi keluhan masyarakat Merangin. Terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur terutama jalan.

Di bidang pendidikan misalnya, ternyata masih ada anak usia sekolah yang tidak bisa mengenyam bangku pendidikan, karena tak ada biaya. Sekolah yang gurunya minim, pelayanan kesehatan belum merata sampai ke desa desa. 

“Masalah pendidikan, kesehatan ini yang harus dijawab pemerintah daerah. Bayangkan masih ada sekolah yang guru PNSnya hanya beberapa orang saja sementara muridnya ratusan. Pelayanan kesehatan belum merata, angka kematian bayi dan ibu melahirkan masih mengkhawatirkan,” ujar Fauzi.

Untuk itu dikatakan Fauzi, FaJar hadir dengan jargon ‘Merangin Sejahtera 2023’ untuk menjawab keluhan masyarakat tersebut. Kedepan FaJar akan fokus membangun berdasarkan keinginan dan kebutuhan masyarakat, bukan keinginan pemimpinnya.

“Kedepan kami (FaJar) tidak perlu membangun gedung dan fasilitas yang kesannya wah, tapi manfaatnya sedikit. Kenapa kami sebut Merangin Sejahtera? Karena kesejahteraan masyarakat itu menjadi tanggungjawab pemerintah. Kami ingin anak Merangin otaknya cerdas, badannya sehat dan perutnya kenyang, itu sejahtera,” tegas Fauzi.

Penulis: zhf
Editor: zhf