Muncul TPR 'Misterius' Dengan Tarif tak Normal di Sungai Tebal, Pengemudi Resah

Rabu, 11 April 2018 - 09:35:43 | dibaca: 632 kali


Ilustrasi
Ilustrasi / ist

BANGKO, meranginekspres.com- Sejak seminggu terakhir, pengendara angkutan penumpang maupun angkutan barang yang kerap melintas di ruas jalan Bangko-Jangkat, dibuat resah.

Pasalnya sejak medio pekan lalu, di kawasan Sungai Tebal, Desa Tuo kecamatan Lembah Masurai muncul Pos TPR (Tanda Pembayaran Retribusi) 'misterius', yang operasionalnya terkesan janggal dan diluar kewajaran.

ND, seorang pengemudi angkutan penumpang yang hampir saban hari melintasi ruas jalan tersebut, kepada meranginekspres.com mengungkapkan, bahwa sejak Rabu pekan lalu, ada petugas pemungut retribusi berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) Merangin, yang standby dipinggir jalan untuk memungut retribusi.

Anehnya menurut ND, tarif retribusi yang diminta oknum petugas tersebut dinilai keluar dari batas kewajaran. Menurut ND saat itu, untuk satu kendaraan dipungut sebesar Rp 10.000 rupiah.

"Memang ada petugas, menggunakan seragam dishub yang memungut retribusi. Tapi setahu kami biasanya bayar retribusi itu tidak lebih dari Rp 2000, sementara disana kami diminta membayar Rp 10.000 ribu, dan kami tidak diberi karcis sebagaimana di Pos TPR biasanya," beber ND.

Baca juga: Kadis Perhubungan Akan Tindak Oknum Petugas TPR Sungai Tebal

Kejanggalan tidak berhenti disitu, AN pengemudi lainnya mengungkapkan, jika beberapa hari terakhir, petugas yang memungut retribusi di lokasi tersebut, tidak lagi menggunakan atribut Dishub, melainkan berpakaian biasa, sedangkan tarif retribusinya kini turun menjadi Rp 5000.

"Kami memang pernah tanya ke orang yang punya akses ke Dishub. Dan informasi yang kami dapatkan, memang disana baru di buka Pos TPR. Tapi yang kami herankan, tarifnya kok berbeda dengan TPR lainnya, kami juga tidak diberi karcis," ungkap AN.

"Kalau pungutan yang tidak sesuai dengan semestinya, apalagi kami tidak diberi karcis, kami rasa itu termasuk pungli," sesal AN.

Penulis: zhf
Editor: zhf