Warga Perumahan Bangko Asri Sungai Ulak, Tambal Sendiri Jalan Berlobang

Minggu, 08 April 2018 - 18:22:18 | dibaca: 62 kali


Warga Perumahan Bangko Asri Sungai Ulak, saat bergotong royong menambal jalan yang berlobang
Warga Perumahan Bangko Asri Sungai Ulak, saat bergotong royong menambal jalan yang berlobang / sup

BANGKO, meranginekspres.com- Puluhan Warga RT 12 Perumahan Griya Bangko Asri Desa Sungai Ulak, kecamatan Nalo Tantan melakukan penambalan jalan poros kabupaten di wilayah tersebut yang berlobang, Minggu (8/4).

Pantauan harian ini, tampak warga sedang melakukan gotong royong (Goro), ada yang mengecor jalan dan juga ada warga membersihkan bagian pinggir jalan.

Ketua RT 12 Perumahan Griya Asri Desa Sungai Ulak, Amroni yang dijumpai saat melakukan goro bersama dengan puluhan warga lainnya sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurutnya, goro dimulai dari pukul 08.00 Wib, meski Merangin diguyur hujan, termasuk wilayah Perumahan tersebut, tapi kegiatan goro bisa berjalan hingga selesai, tanpa hambatan yang berarti.

"Karena jalan kami ini berlobang tentu cukup menganggu pengendara yang melewati, khususnya bagi warga kami disekitar perumahan ini. Tadi juga hujan, pas hujan kami berhenti, teduh kami lanjutkan lagi kerjaan ini," ungkapnya.

Menurutnya, ada tiga titik jalan yang kerusakannya cukup parah, untuk membal jalan yang berlobang itu, menghabiskan material semen sebanyak 12 sak, dan pasir satu mobil truck.

"Sumber dana merupakan sumbangan ala kadar dari warga. Kami kumpulkan warga, semua sepakat untuk melakukan goro bersama, karena sudah menunggu pemerintah perbaiki jalan, namun belum direalisasikan.

Bahkan menurutnya, untuk perbaikan jalan tersebut sudah disampaikan melalui Musrenbang, disetiap tingkatan sudah kami sampaikan, dari Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten.

"Namun usulan itu belum juga terealisasi, bahkan pernah sampaikan kepada pak Bupati langsung, satu tahun yang lalu, pada saat kunjungannya dalam kegiatan safari Ramadhan. Beliau berjanji akan memperbaikinya, itu sudah satu tahun yang lalu," jelasnya.

Dirinya juga berharap pemerintah menanggapi keluhan dari warganya, dan upaya lain juga pernah disampaikannya kepada instansi terkait, namun belum  juga ada realisasinya.

"Selain memperbaiki jalan yang berlobang, kami juga membersihkan drainase jalan yang ditutupi tumbuhan liar, agar tidak ada air yang tergenang saat hujan," pungkasnya.

Penulis: sup
Editor: zhf