SMAN 13 Larang Siswa Corat-Coret

Minggu, 08 April 2018 - 18:16:16 | dibaca: 194 kali


/

BANGKO, meranginekspres.com- Meski pelaksanaan Ujian Nasional (UN) baru akan dimulai besok, SMAN 13 Merangin sudah mewanti wanti siswanya agar tidak melakukan aksi corat-coret usai melaksanakan Ujian Nasional (UN).

Hal ini disampaikan kepala sekolah SMAN 13 Merangin Hartono.Ia melarang adanya aksi corat-coret seragam dan konvoi dijalanan umum. Pasalnya hal itu dapat merugikan diri mereka dan menggangu ketertiban umum.

“Aksi corat coret tidak menggambarkan sebagai seorang siswa, melainkan seperti anak nakal yang berada di jalanan. Selain itu, juga tidak bagus dipandang masyarakat. Ini kebiasaan buruk dikalangan pelajar dan tidak seharusnya terjadi didunia pendidikan,” katanya.

Dikatakan Hartono alangkah baiknya seragam sekolah tersebut disumbangkan ke sekolah atau diberikan langsung kepada adik kelasnya ataupun keluarga yang masih membutuhkan seragam tersebut. Menurutnya, untuk menghaturkan rasa syukur dan kegembiraan setelah melaksanakan UN bukan dengan aksi corat-coret.     

“Kalaupun mau membuat kenang-kenangan terhadap teman disekolah, masih banyak cara lain, dan bukan harus seperti itu (corat-coret), pokoknya selesai UN ini siswa harus pulang kerumah dan tidak konvoi dijalanan. Kita tidak mau ada laporan siswa sekolah ini menggangu ketertiban umum dan membuat onar dijalanan,” tegasnya.

Sebelum membubarkan diri dari sekolah setelah UN nanti tak lupa pihaknya mengecek kendaraan siswa satu persatu guna memastikan tidak ada siswa yang membawa cat ataupun spidol untuk melakukan corat-coret seragam.

“Ya, sebelum pulang kita akan mengecek kendaraan siswa. Kita tidak mau nanti dijalanan ada hal-hal yang tidak diiginkan terjadi. Kita juga bilang jangan mengecat rambut dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia berharap agar siswa-siswi sekolah lulus 100 persen dan dapat melanjutkan pendidikan hingga kejenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, selama 3 hari melaksanakan UN ia berharap tidak ada terjadinya kendala apapun agar UN berjalan tertib dan lancar.

“Ya, kami berharap UN berjalan lancar tertib dan kondusif. Semoga siswa disekolah ini nantinya lulus 100 persen dengan nilai yang memuaskan,” pungkas Hartono.

Penulis: bar
Editor: zhf