Pedagang tak Nyaman di Bangunan Los Baru

Kamis, 05 April 2018 - 00:45:19 | dibaca: 424 kali


Kondisi di pasar baru Bangko
Kondisi di pasar baru Bangko / sup

BANGKO, meranginekspres.com- Pedagang Ikan dan Ayam mengeluhkan kondisi bangunan baru di pasar baru Bangko. Mulai dari kurang bagusnya saluran pembuangan air, hingga lantai los yang licin.

Pantauan meranginekspres.com, los yang diperuntukan bagi pedagang ikan dan ayam tersebut nampak kosong, pasalnya pedagang tidak lagi menempati bangunan baru tersebut.

Salah satu pedagang ikan, R warga Lorong Kampar Kelurahan Pematang Kandis Bangko saat diwawancarai meranginekspres.com menyampaikan keluhannya, pedagang trauma masuk ke lokasi los karena licin.

"Pertama saluran air (Drainase) tersumbat, karena pipa kecil. air mengenangi lantai sehingga lantai licin," ujarnya.

"Lantai itukan keramik, kami kan pedagang ikan, tentu banyak pakai air sehingga licin. Sudah tigo orang yang jatuh, satu ibu-ibu (pembeli), dua orang laki laki (pekerja)," jelasnya.

Dikatakannya, ia hanya tiga hari masuk ke los tersebut, karena kondisi los tersebut tidak sesuai maka ia dan pedang lainnya keluar dari los baru tersebut.

"Kami tiga hari berdagang disana, ada juga yang lain sudah jualan seminggu.Kami berharap perbaiki pembuangan, dirombak lantainya seperti los lama (cor kasar), sehingga lantai tidak licin lagi," harapnya.

Senada dengan R, Pedagang ayam, D warga Pematang Kandis juga mengeluhkan saluran air kurang bagus, sehingga air tergenang dan menjadi busuk.

"Kalau air bekas ikan tergenang dengan cepat akan membusuk. Meja Juga terlalu tinggi, setinggi dada saya, jika saat motong ayam, darah ayam terkena muka," jelasnya.

Selain itu lanjutnya, pihak terkait tidak merata memindahkan pedagang, hanya ia dan pedagang yang lokasinya dekat dengan bangunan baru itu saja yang dipindahkan dan harus berdagang didalam los.

"Harus pindah semua, setiap los sudah ada namanya tapi mereka tidak pindah, cuma disini yang disuruh pindah, harusnya tanpa terkecuali," harapnya.

"Kami juga minta tempat berdagang ikan, ayam dan sayur dijadikan satu tempat, sehingga pembeli tidak susah-sudah bolak balik," pungkasnya.

Penulis: sup
Editor: zhf