41 Siswa SMKN 11 Merangin Ikut UNBK

Rabu, 04 April 2018 - 22:00:03 | dibaca: 64 kali


UNBK di SMKN 11 Merangin
UNBK di SMKN 11 Merangin / bar

BANGKO, meranginekspres.com- Sebanyak 41 siswa-siswi kelas 3 SMK Negeri 11 Merangin,mengikuti Ujian Nasional  berbasis komputer, (UNBK) kemarin (4/4).

Pelaksanaan ujian berjalan lancar san kondusif. Hal ini diakui kepala SMK 11 Merangin Ishak saat dikonfirmasi harian ini. Ia menyatakan bahwa pelaksanaan UNBK hari pertama tidak menemui kendala apapun. Termasuk juga tidak terjadi padamnya listrik.

"Alhamdulillah hari pertama UNBK lancar. Hari pertama ini mengujiankan mata pelajaran Bahasa Indonesia," katanya.

Menurutnya, lancar nya pelaksanaan UNBK dapat dipastikan terutama pada padamnya listrik dimana pihaknya menyediakan janset disekolah.

"Itu dilakukan guna mengantisipasi dan memberikan kenyamanan siswa saat ujian," ujarnya.

Ia menambahkan kelancaran pelaksanaan UNBK juga tidak terlepas dari bekal dan kesiapan terhadap para siswa, saat mengikuti UNBK dengan mengadakan simulasi UNBK. Yang mana simulasi tersebut dilakukan, 

bertujuan untuk melatih siswa agar tidak canggung. selain itu dapat berdampak baik bagi para siswa, juga akan memberikan pembelajaran teladan bagi sekolah.

"Selain dapat memberikan pemahaman tentang berbasis komputer kepada siswa sejak dini, pastinya, itu juga akan dapat mengurangi dugaan para wali murid dan masyarakat umumnya, jika sebelumnya setiap pelaksanaan UN ada unsur dugaan kebocoran soal jawaban," ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, para siswa tidak dapat melakukan kecurangan. Dengan diadakan simulasi sebelumnya siswa nantinya dapat lebih memahami tentang ujian menggunakan komputer.

"Ini semua untuk dapat memberikan dampak positif pada siswa tentang arti dari kejujuran dan integritas. Untuk tahun 2018  ini, SMK 11 Merangin telah ketiga kalinya yang melaksanakan UN berbasis komputer (online) di Kabupaten Merangin," ujarnya.

"Untuk itu, saya berharap kepada pemkab setempat agar dapat lebih meningkatkan sarana dan prasarana IT disekolah ini. serta, meningkatkan layanan jaringan internet guna memudahkan sistem pengoprasional komputer," pintanya.

Ia menerangkan, simulasi ini sangat berguna bagi peserta UNBK, agar mereka mengetahui sistem kerjanya nanti. Menurutnya, jangan sampai pada saat ujian mereka justru tidak mengerti sama sekali.

Ditambahkannya, untuk perangkat software pelaksanaan UNBK disekolah kami juga sudah siap. 

"Ada sekitar 30 laptop dan komputer dan 2 server yang kami sediakan. Kami terus menggenjot kesiapan infrastrukturnya. Apapun yang menjadi kendala, kami berharap dapat segera terpenuhi,” tutupnnya.

Penulis: bar
Editor: zhf