Sukron Ikut UNBK Pakai Kursi Roda

Rabu, 04 April 2018 - 21:20:11 | dibaca: 403 kali


Sukron saat berdo'a sebelum mengikuti UNBK
Sukron saat berdo'a sebelum mengikuti UNBK / bar

BANGKO, meranginekspres.com- Akibat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu, Sukron siswa SMK Negeri 11 Merangin hanya bisa pasrah dengan keadaanya. 

Kecelakaan yang membuat kaki sebelah kirinya patah membuat dia harus berhenti beraktifitas dirumah.namun tidak bagi dia yang berstatus seorang pelajar. Yang mana anak dari pasangan M.Sani dan Zainab ini tetap semangat mengikuti ujian nasional di SMK 11 Merangin.

Pantauan dilapangan Rabu (4/4) Sukron tampak menggunakan kursi roda saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Disini terlihat saat hendak mengikuti ujian dia dipandu teman temannya saat hendak menuju ke ruangan ujian.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Merangin Ishak mengatakan, bahwa setiap harinya Sukron diantar oleh orang tuanya dan keluarga kesekolah dengan menggunakan mobil, setelah sampai disekolah Sukron langsung duduk dikursi roda. 

"Memang perjuangan dia (Sukron) untuk mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) cukup berat karena kondisi kaki sebelah kiri pada bagian paha patah. dia datang ke sekolah diangkut menggunakan mobil oleh keluarganya," katanya.

Menurutnya, meski dengan kondisinya itu sukron tetap semangat mengikuti ujian. Ini terlihat disaat dia mengerjakan soal ujian dengan baik tanpa ada kendala apapun.

"Iya dia tetap semangat, sesekali dia bercanda dengan temannya. Kalau kita lihat tidak ada beban dialaminya. Buktinya tetap fokus mengerjakan ujian," jelasnya.

Diceritakannya, Sukron mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa hari lalu. Yang mana dia ditumbur oleh mobil saat hendak pergi kesekolah. Akibatnya Sukron mengalami patah kaki sebelah kiri dibagian paha.  

"Kita sangat prihatin dengan kondisi Sukron. Tapi alhamdulillah orang tua keluarga dan pihak sekolah sama sama berkontribusi membantu dia untuk tetap melaksanakan ujian ini," sebutnya.

Ia menambahkan Sukron adalah siswa teladan dan berprestasi disekolah. Dikelas dia selalu mendapatkan juara. Dalam kesehariannya dia adalah siswa yang baik dan pandai bergaul dengan teman temannya.

"Dia anak yang baik dan juga berprestasi," ujarnya.

Sukron saat dibincangi harian ini mengatakan bahwa ia tetap semangat mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) disekolahnya.

Meskipun dengan duduk dikursi roda ia tampak serius dan fokus mengerjakan soal soal ujian.

"Alhamdulillah bang kami tetap semangat. Meskipun kaki saya masih sakit. Saya optimis saya lulus ujian ini," pungkasnya.

Penulis: bar
Editor: zhf