Delapan Tahun Mengidap Step, Orang Tua Yoga Kebingungan

Selasa, 03 April 2018 - 16:06:47 | dibaca: 196 kali


Yoga (8) Penderita step berbaring lemah dirumahnya
Yoga (8) Penderita step berbaring lemah dirumahnya / Eqg

SAROLANGUN, meranginekspres.com- Ahmad Yoga, bocah delapan tahun warga Desa Payo Lebar Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun, terbaring sejak kecil, akibat menderita penyakit Step.

Menurut Ono Wibowo, ayah Yoga, putranya itu mengalami sakit sudah sejak kecil hingga sekarang, atau kurang lebih delapan tahun, terbaring tak berdaya. 

Ono Wibowo menuturkan, sudah berbagai upaya telah dilakukan untuk mengobati anaknya itu, namun kesembuhan tak kunjung menghampiri juga.

Cerita Wibowo, lagi-lagi soal biaya menjadi kendala bagi keluarganya. Ia mengaku sudah hampir kehilangan cara, untuk tetap dapat membiayai pengobatan anaknya.

Saat meranginekspres.com berkunjung ke kediamannya, Yoga terlihat tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali hanya terbaring lemah dijaga orang tuanya.

"Awalnya saat Yoga berumur satu tahun, waktu itu dia mengalami demam panas lalu dibawa ke Puskesmas, jadi setiap tahun penyakit anak saya ini kambuh terus, upaya berobat sudah kami lakukan bolak balik kemana mana, sampai kerumah sakit umum bahkan obat kampung juga sudah, tapi belum juga sehat," Kata Bowo.

Kondisi ekonomi keluarganya yang jauh dari kata cukup, juga membuat dirinya kebingungan untuk dapat melanjutkan pengobatan terhadap penyakit yang membuat anaknya sehari-hari hanya terbaring lemas tak berdaya itu. 

"sebenarnya ingin sekali bawa anak berobat tapi terbentur biaya, kalau buat BPJS bayar juga, jangankan mau berobat makan saja susah. Kartu KIS kami punya cuma pernah saya bawa kerumah sakit tapi tidak diterima," tutur Wibowo sembari tertunduk lesu.

Saat ini, Yoga dan orang tuanya hanya bisa pasrah dan memohon kepada tuhan, agar ada jalan keluar terkait kondisi Yoga tersebut. 

"Saat ini kami pasrahlah tidak ada lagi tempat ngadu, sementara kehidupan kami hanya pas-pasan, untuk keseharian  saja itupun tak tercukupi, sementara pekerjaan suami hanya upahan kenek tukang bangunan, kadang- kadang upahan terbas itupun kadang untuk berobat seadanya saja," ungkap Sri Sukartini, Ibunda Yoga.

Penulis: eqg
Editor: zhf