Miris.. Biaya Operasional Sekolah Terpaksa 'Ngutang', Dampak Mandeknya Dana BOS

Kamis, 22 Maret 2018 - 18:02:44 | dibaca: 117 kali


Dana Operasional sekolah hingga saat ini belum cair, akibatnya pihak sekolah terpaksa ngutang demi mencukupi kebutuhan sekolah. Tampak aktifitas siswa di salah satu SD yang ada di Merangin.
Dana Operasional sekolah hingga saat ini belum cair, akibatnya pihak sekolah terpaksa ngutang demi mencukupi kebutuhan sekolah. Tampak aktifitas siswa di salah satu SD yang ada di Merangin. / ist

BANGKO, ME- Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan pertama, khususnya SD dan SMP hingga saat ini belum ada kejelasan. Akibatnya pihak sekolah terpaksa ngutang demi memenuhi kebutuhan operasional sekolah.

Seperti yang diungkapkan salah satu kepala sekolah SMP di Merangin yang enggan disebut namanya. Ia mengatakan, belum dicairkannya dana BOS membuat kegiatan sekolah terbengkalai.

 “Ya, kami terpaksa ngutang sana-sini demi kebutuhan sekolah. Apalagi sekarang banyak kegiatan ekstrakulikuler membutuhkan biaya operasional. Termasuk juga kebutuhan Alat Tulis Kantor (ATK),” katanya.

 Dikatakannya, dalam waktu dekat ini kegiatan OSN, FLS2N, dan O2SN akan dilaksanakan ditingkat Kabupaten dalam waktu dekat. Dengan kondisi ini kata dia, jelas membutuhkan banyak biaya membawa siswa sekolah untuk mengikuti kegiatan tersebut.

 “Mau gimana lagi kami terpaksa ngutang. Padahal hutang sekolah sudah bertumpuk. Mau tidak mau ya kami hadapi saja,” ujarnya.

Baca juga: Pencairan Dana BOS Belum Ada Kepastian

Dia juga tidak bisa memastikan apakah dana BOS triwulan I kapan akan dicairkan. Ia hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk dapat segera mencairkan dana BOS tersebut.

 

“Kami berharap dana BOS segera cair. Kalau tidak bisa-bisa kami ngutang lagi,” harapnya.

Tak hanya itu ia juga menyampaikan 23 April mendatang pihak sekolah akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Lagi-lagi ia mengeluhkan kondisi tersebut karena membutuhkan biaya yang lebih besar lagi.

“Kami waswas jika tidak juga turun bulan depan ini bisa-bisa aktifitas sekolah yang berhubungan dengan dana lumpuh total,”sebutnya.

“Apalagi sebelum UNBK digelar, otomatis persiapan harus matang. Guru dan peserta UNBK harus fokus menghadapinya. Kalau sekolah masih diributkan kekurangan biaya operasional menjelang UNBK, otomatis persiapan mereka jadi kurang maksimal. Padahal UNBK kan kegiatan yang harus dilaksanakan,” sambungnya.

Penulis: bar
Editor: zhf