Kerinci Pos

Manfaatkan Komunikasi Pelaku dengan Korban

Pelaku Pembunuhan TKI Ditangkap

Topan Merangin | Rabu, 08 Mei 2013 - 11:36:13 WIB | dibaca: 287 pembaca

KERINCI – Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari Desa Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, kemarin sore Selasa (7/5) berhasil ditangkap oleh pihak Polres Kerinci dan dibantu oleh Mapolda Kepulauan Riua (Kepri).
Kapolres Kerinci AKBP Ismail melalui Kasat Reskrim AKP Agus Saleh membenarkan, pelaku pembunuhan tiga dan pemerkosaan TKI asa Sungai Abu sudah ditangkap. ”Ya, tadi sore pelakunya berinisial F sudah ditangkap dirumahnya Balai Karimun, Kepri oleh petugas buser Polres Kerinci dan dibantu oleh Mapolda Kepri,” kata Agus Saleh kepada Kerinci Pos, kemarin.
Penangkapan pelaku tersebut berdasarkan pelacakan terhadap komunikasi antara korban melalui ponsel. ”Petugas kita menyamar dengan membalas pesan SMS pelaku F ke nomor ponsel korban SJ, lalu pesan terus dibalas. Dan pelaku mengajak ketemu lalu pelaku lansung disergap dirumah pelaku F,” ujarnya.
Dikatakannya, pelaku F saat ini diamankan di Mapolda Kepri untuk proses penyidikan.”Karena TKPnya di Balai Karimun, Kepri. Maka berkas kita serahkan semua ke Mapolda Kepri untuk tindak lanjut proses hukum,” pungkasnya.
Ditambahnya, untuk proses penyidikan. tiga orang korban yang sudah berada di Kerinci dikirimkan ke Mapolda Kepri.”Tiga korban sudah kita berangkatkan pukul 2 tadi ke Jambi dan paginya terbang ke Kepri untuk menjadi saksi. Dan semua biaya transfortasi dan akomodasi ditanggung oleh Kapolres Kerinci,” tambanya.
Untuk diketahui, pelaku pembunuhan tersebut diketahui berinisial F, dan memiliki seorang putra yang bernama Hambali. Diduga F berasal dari kepulauan Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan tinggal di Tanjung Balai Karimun, Provinsi Riau.
Hal tersebut baru diketahui, setelah pelaku kembali menghubungi korban SJ, yang saat ini masih berada di ruangan perawatan kebidanan, rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Kerinci, akibat beberapa kali diperkosa pelaku.
”Ya, hari ini dia (Pelaku.red), menghubungi saya melalui telepon. Dia minta saya datang menemui dia di tanjung balai. Katanya dia menunggu saya di pantai,” ujar SJ, yang didampingi penyidik Polres Kerinci, kepada Bupati Kerinci, H Murasman, yang datang berkunjung ke rumah sakit.
Bupati Kerinci, H Murasman, mengaku sangat prihatin dengan peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan, yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang berasal dari Desa Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur.
Usai mengunjungi SJ (35) , satu-satunya korban yang berhasil selamat dari peristiwa tersebut, mengatakan pihaknya akan segera menyampaikan laporan tersebut kepada menteri tenega kerja di jakarta, agar meneruskannya kepada kedutaan besar indonesia di malaysia.
”Secara pemerintahan tentunya kita punya jalur tersendiri dalam menanggapi kasus ini. Nanti saya akan panggil Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, untuk berkoordinasi dengan kementerian tenaga kerja,” ujar Murasman, ditemui Kerinci Pos di rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Kerinci.
Dia mengatakaan, pembunuhan dan pemerkosaan ini sudah menjadi isu nasional, sehingga harus ikut ditangani oleh pemerintah pusat, apalagi kejadian pembunuhannya ketika korban masih berada di negara malaysia.
”Semua kita tentunya berharap pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal. Hanya saja semua ada proses dan prosedurnya masing-masing. Kalau secara pemerintahan akan kita lakuhan, sedangkan penindakan hukum kita serahkan kepada pihak kepolisian,” katanya.(rco)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)