Berita Utama

Warga Histeris Berhamburan Keluar Rumah

Gunung Kerinci Keluarkan Asap Tebal

Topan Merangin | Senin, 03 Juni 2013 - 15:15:01 WIB | dibaca: 409 pembaca

SEMBURAN: Tampak Gunung Kerinci mengluarkan semburan asap tebal dari kawah terjadi pada pukul 8.43 WIB, Minggu kemarin (2/6).

KERINCI-Warga yang tinggal didekat Gunung Kerinci atau di sekitar Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Minggu kemarin (1/6) sekitar 8.43 WIB pagi, dikejutkan dengan adanya getaran gempa dengan dalam skala kecil, yang disusul dengan semburan asap diatas kawah gunung Kerinci.
    Belum diketahui pasti apakah semburan asap itu menunjukkan aktivitas salah satu gunung Merapi di Sumatera itu meningkat atau tidak. Namun akibat kejadian itu membuat warga sempat panik. Lantaran gempa yang terjadi terasa hingga ke perkampungan warga.
Goan Herman, warga Desa Bentok, Kecamatan Kayu Aro, kepada harian ini membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, karena kuatnya getaran yang terasa, warga sempat histeris dan berhamburan keluar rumah, karena takut gunung meletus.
‘’Letusan asapnya terjadi tiga kali. Asap hitam pekat membubung tinggi ke udara. Bahkan informasi yang saya dapat dari teman saya di Desa Tangkil, disana terjadi hujan abu yang berasal dari Gunung Kerinci,” ujar Goan.
Kejadian ini juga dibenarkan Sekretaris Bazda Kerinci, Irwanto, yang sedang berada di Kayu Aro. Ia mengaku kaget melihat semburan asap gunung kerinci. ‘’Saya sekarang sedang di kayu aro. Semburan asapnya tinggi sekali,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telephone.
Kepala Desa Sungai Rumpun, Herman, juga mengakui warga di desanya panik saat terjadinya letusan tersebut, sehingga berhamburan keluar rumah, karena khawatir terjadinya letusan yang lebih besar lagi.
‘’Suaranya cukup keras terdengar dari desa kami. Yang paling menakutkan, saat melihat ke puncak gunung, seperti sedang terjadi letusan bom atom, yang mengeluarkan asap hitam pekat,” ungkap Herman.
Bahkan, Herman mengaku ketinggian asap tersebut diperkirakan mencapai 3000 meter, karena ketinggian asap sama tingginya dengan gunung itu sendiri. ‘’Saya sempat mencari informasi ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), karena takut warga berada dalam bahaya,” jelas Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Gunung Tujuh itu.
Setengah jam setelah terjadinya letusan tambahnya, desa-desa yang ada di Kecamatan Gunung Tujuh, juga diterpa oleh hujan abu yang sangat tebal, sehingga banyak warga yang langsung syok, akibat khawatir tanaman mereka rusak.
Tidak hanya mengeluarkan semburan abu tebal, namun letusan asap yang terjadi di gunung kerinci sekitar pukul 8.43 WIB, Minggu (2/6) kemarin, juga menimbulkan gempa.
Data yang didapat Kerinci Pos (Merangin Ekspres di Kerinci) dari petugas pos pemantau gunung kerinci, saat terjadinya letusan asap tersebut, tercatat terjadi goncangan selama 5 menit, dengan kekuatan 26 mili meter, disekitar gunung dan desa-desa dibawahnya.
“Letusan asap terjadi sebanyak dua kali, dengan semburan asap hitam ke udara setinggi 500 sampai 600 meter,” ujar S. Mamori, petugas Pemantau Gunung Kerinci, saat dikonfirmasi, melalui telepon.
Berbeda dengan keterangan petugas pemantau lainnya, Indra. Saat dikonfirmasi, dia mengaku kejadian ini sudah biasa, terutama ketika sudah hujan. ‘’Kalau sudah hujan memang begitu,” ungkapnya.
Bahkan, Indra mengaku belum menerima laporan terjadinya hujan abu, padahal warga sendiri sudah mengakui desa mereka diselimuti abu tebal.  ‘’Letusan juga tidak ada, dan semburan asap hanya 200 meter,” sebutnya lagi. (rco)










Komentar Via Website : 2
Cara Mengobati Gagal Ginjal
03 Juni 2013 - 22:01:43 WIB
Selamat malam..
terimakasih ya sudah menyuguhkan berbagai informasi dan artikel yang menarik,,
salam kenal
obat maag kronis
05 Juni 2013 - 11:39:06 WIB
oke terima kasih infonya http://goo.gl/0IbvM
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)